Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Semua Kartu Terkenal Non Tunai Jepang Akan Bersatu Memudahkan Konsumen

Diharapkan kenyamanan akan ditingkatkan jika standardisasi seperti pembayaran tanpa uang tunai direalisasikan

Semua Kartu Terkenal Non Tunai Jepang Akan Bersatu Memudahkan Konsumen
Richard Susilo
Kementerian Keuangan Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Semua kartu terkenal  non tunai Jepang akan bersatu sehingga semakin memudahkan konsumen menggunakan di mana pun dia berada di Jepang.

"Bank-bank besar, perusahaan telekomunikasi serta berbagai pihak terkait kartu non tunai telah  mengadakan pertemuan baru untuk mempertimbangkan standardisasi layanan untuk penggunaan bersama seperti uang elektronik, yang memiliki layanan berbeda untuk setiap perusahaan, dan pembayaran tanpa uang tunai," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu ini (3/6/2020).

Pertemuan ini dilakukan atas permintaan perusahaan yang mengoperasikan pertukaran aset cryptocurrency  (crypto), dan menyediakan layanan pembayaran tanpa uang tunai, termasuk Bank Mizuho, Bank Mitsubishi UFJ dan Bank Sumitomo Mitsui Bank, serta  "Suica". Operator besar   JR East, NTT Group dan KDDI akan berpartisipasi.

"Pada pertemuan tersebut, kami akan mempertimbangkan standarisasi layanan dan sistem sehingga uang elektronik, yang memiliki layanan berbeda untuk setiap perusahaan, dan pembayaran tanpa uang tunai dapat dihubungkan dan digunakan bersama."

Menurut sumber itu, mereka  ingin membahas masalah teknis seperti menyimpan catatan transaksi yang didistribusikan di internet dan menggunakan teknologi blockchain, dan mengusulkan rencana standardisasi pada musim gugur ini.

Pada pertemuan tersebut, Bank Jepang, Badan Layanan Keuangan (FSA), Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) juga akan berpartisipasi sebagai pengamat, dan mereka  ingin membahas dampak dari pengenalan mata uang elektronik "mata uang digital" yang dikeluarkan oleh bank sentral.

Diharapkan kenyamanan akan ditingkatkan jika standardisasi seperti pembayaran tanpa uang tunai direalisasikan, tetapi bagaimana mencegah penipuan ketika menghubungkan banyak layanan juga merupakan masalah.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com 

 
 

Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas