Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Perawat yang Pakai Bikini Saat Rawat Pasien Corona Itu Kini Jadi Model Terkenal

Zhukova mengaku tidak tahu jika pakaiannya itu transparan, di mana rumah sakit sempat menyebutnya sudah melanggar aturan dalam berseragam.

Perawat yang Pakai Bikini Saat Rawat Pasien Corona Itu Kini Jadi Model Terkenal
Tulskie Novostie via Grid
Perawat wanita yang hanya memakai pakaian dalam di balik hazmatnya karena kepanasan. 

TRIBUNNEWS.COM, RUSIA - Seorang perawat di Rusia, yang viral karena merawat pasien Covid-19 hanya mengenakan bikini di balik Alat Pelindung Diri ( APD), dilaporkan menjadi model.

Mei lalu, Nadezhda Zhukova, staf di Rumah Sakit Regional Tula, menjadi sorotan karena foto yang diduga diambil oleh salah satu pasien.

Si perawat menjelaskan, dia merasa "terlalu panas" jika terus mengenakan seragam dinas di balik APD ketika merawat para pasien Covid-19.

Zhukova mengaku tidak tahu jika pakaiannya itu transparan, di mana rumah sakit sempat menyebutnya sudah melanggar aturan dalam berseragam.

Kasusnya hanya mengenakan bikini di balik APD jadi perbincangan, di mana dia mendapat pembelaan baik dari rekan sejawat maupun dokter.

Tenaga medis mengemukakan, Zhukova tidak mendapatkan pakaian pelindung yang pantas untuk melindunginya dari virus corona.

Nadezhda Zhukova, perawat yang bertugas di Rumah Sakit Regional Tula, Rusia. Dia menjadi perbincangan setelah merawat pasien virus corona hanya memakai bikini di balik Alat Pelindung Diri (APD).(Tulskie Novosti via New York Post)
Nadezhda Zhukova, perawat yang bertugas di Rumah Sakit Regional Tula, Rusia. Dia menjadi perbincangan setelah merawat pasien virus corona hanya memakai bikini di balik Alat Pelindung Diri (APD).(Tulskie Novosti via New York Post) ()

Selain itu, para pasien disebut tidak melayangkan keluhan atas apa yang mereka lihat, meski terhadap laporan ada yang merasa malu.

Pasca-kasusnya viral, Zasport, merek pakaian olahraga Rusia, menggandengnya menjadi model untuk kampanye terkait tenaga medis pada 21 Juni mendatang.

Dalam wawancaranya yang diunggah di situs Zasport, Zhukova menuturkan meski dia menjajal dunia model, dia masih ingin kembali ke ranah kesehatan.

"Sejak saya masih kecil, saya sudah bermimpi menjadi dokter. Saya memperlakukan boneka saya seolah menjadi dokter dan perawat," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas