Tribun

70 Tahun Berlalu Sejak Perang Korea Utara dan Korea Selatan Berperang, Belum Ada Perjanjian Damai

Kedua negara pada dasarnya masih berperang, karena tidak ada perjanjian damai yang dibuat, hanya gencatan senjata.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
70 Tahun Berlalu Sejak Perang Korea Utara dan Korea Selatan Berperang, Belum Ada Perjanjian Damai
Ed JONES / AFP
Aktor berpakaian tentara era Perang Korea memegang merpati yang akan diterbangkan selama upacara peringatan 70 tahun dimulainya Perang Korea di Peringatan Perang Baengmagoji di Cheorwon, dekat Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan. 25 Juni 2020 

Pada 19 Oktober tahun itu, Divisi Kavaleri Pertama Angkatan Darat AS bersama dengan divisi tentara Korea Selatan merebut ibukota Korea Utara, menurut sejarah Angkatan Darat AS.

Pasukan AS dengan cepat menduduki tempat itu, menurut sejarah.

Pada 22 Oktober, Angkatan Darat Kedelapan AS telah mendirikan markas besarnya di tempat yang merupakan gedung markas pemimpin Korea Utara Kim Il Sung.

Sebuah gambar dari masa itu menunjukkan seorang intelijen Amerika duduk di meja Kim dengan potret pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin yang tergantung di dinding di belakangnya.

Namun kekuasaan militer AS di Pyongyang berumur pendek.

Ketika pasukan China memasuki perang pada akhir November 1950, mereka dengan cepat menaklukkan pasukan AS dari Pyongyang pada 5 Desember.

2. AS menjatuhkan lebih banyak bom di Korea Utara daripada di seluruh wilayah saat Perang Dunia II

Sebagian besar gambar Perang Korea adalah pertempuran darat yang terjadi di tempat-tempat seperti Waduk Chosin dan Incheon.

Tetapi banyak dari kehancuran yang menimpa Korea Utara oleh militer AS dilakukan dalam bentuk pemboman yang terus menerus.

Selama tiga tahun Perang Korea, pesawat AS menjatuhkan 635.000 ton bom - baik bahan peledak tinggi dan bahan bakar - di Korea Utara.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas