Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

WHO Akui Munculnya Bukti Virus Corona Menyebar Melalui Udara, Protokol Kesehatan Bisa Berubah

WHO telah mengakui adanya "bukti yang muncul" bahwa virus corona bisa menyebar melalui udara. Hal itu bisa mengubah protokol kesehatan yang ada

WHO Akui Munculnya Bukti Virus Corona Menyebar Melalui Udara, Protokol Kesehatan Bisa Berubah
CNBCTV18
WHO Akui Munculnya Bukti Virus Corona Menyebar Melalui Udara, Protokol Kesehatan Bisa Berubah 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengakui adanya "bukti yang muncul" bahwa virus corona bisa menyebar melalui udara.

Seperti yang dilansir Daily Mail, airborne transmission atau transmisi udara -terutama di keramaian, ruang tertutup dan tempat dengan sirkulasi udara buruk- tidak boleh dikesampingkan, ujar juru bicara WHO.

Awalnya, WHO menyebut virus corona menyebar melalui droplet atau tetesan cairan yang keluar dari mulut atau hidung penderitanya.

Droplet-droplet itu dengan cepat jatuh ke tanah, atau bisa juga jatuh ke mulut atau hidung orang yang di dekatnya.

Droplet juga bisa jatuh ke permukaan, yang kemudian "diambil" seseorang dengan tangannya.

Sementara untuk virus yang menyebar di udara, artinya, virus tersebar dalam droplet yang sangat kecil dan ringan hingga bisa melayang-layang di udara.

Baca: Virus Corona Disebut Dapat Menular Lewat Udara, Begini Tanggapan Gugus Tugas Covid-19

herd immunity mungkin tidak akan bisa tercapai karena antibodi dalam beberapa pasien Covid-19 yang sudah sembuh hanya bertahan selama beberapa minggu
ilustrasi virus corona

Droplet itu tidak langsung jatuh ke tanah atau permukaan setelah dikeluarkan oleh penderita yang batuk atau bersin.

Pertimbangan WHO ini mengikuti hasil penelitian dari 239 ilmuwan dari 32 negara di dunia yang menyurati WHO agar WHO mengakui adanya bukti yang muncul bahwa virus corona menyebar melalui udara.

Seorang professor yang terlibat dalam penelitian itu berkata akan ada perhatian khusus untuk menyebut virus corona menyebar melalui udara karena akan menyebabkan kepanikan.

Dr Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis untuk Covid-19 di WHO, membenarkan pihaknya sedang meneliti teori apakah virus itu dapat menyebar melalui udara.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas