Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ledakan di Beirut

BREAKING NEWS: Ledakan Besar Guncang Pelabuhan Beirut Lebanon, Kerusakan Terlihat Sangat Berat

Belum diketahui sebab ledakan ini. Laporan langsung kantor berita Reuters malam ini WIB, menunjukkan bubungan asap tebal muncul di sejumlah titik.

BREAKING NEWS: Ledakan Besar Guncang Pelabuhan Beirut Lebanon, Kerusakan Terlihat Sangat Berat
Anwar Amro/AFP
Sebuah ledakan dahsyat di gudang-gudang pelabuhan dekat Beirut tengah menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai 2.750 orang lainnya. Ledakan ini mengirimkan gelombang kejut yang menghancurkan jendela, menghancurkan batu dan mengguncang tanah di ibukota Lebanon. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT – Ledakan besar dan kebakaran terjadi di pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Media Israel Haaretz.com menyebut sejumlah korban luka terlihat di lokasi ledakan dan kebakaran besar yang menimpa bangunan di pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) sore waktu setempat.

Sampai berita ini ditulis, belum diketahui penyebab ledakan. Saksi mata menyebutkan ada dua ledakan besar terdengar, membuat kawasan sekitar bergetar.

Dilihat dari tayangan siaran langsung kantor berita Reuters lewat akun Facebooknya,, kerusakan akibat ledakan itu sangat dahsyat.

Lebih dari lima bangunan besar menyerupai gudang, hancur berantakan. Puing-puing berserakan di sekitarnya. Truk dan sejumlah kendaraan roda empat lainnya bergelimpangan.  

Laman media Russia Today, menyebut ada dugaan yang meledak tumpukan kembang api di gudang pelabuhan.  Informasi ini belum terverifikasi.

Rekaman video menangkap gelombang kejut yang menghantam bangunan berkilo-kilometer jauhnya, saat awan jamur debu membubung ke angkasa.

Kementerian Kesehatan Libanon menginstruksikan semua rumah sakit yang tersedia untuk bersiap menerima korban luka.

Sementara Menteri Kesehatan Lebanon mengatakan di televisi ada jumlah cedera "sangat tinggi". Belum ada laporan tentang korban tewas.

Belum ada narasi lengkap dari tayangan langsung Reuters di akun Facebooknya malam ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Setya Krisna Sumarga
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas