Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Pria Iran Dijatuhi Hukuman Potong Jari Gara-gara Mencuri

4 pria Iran yang dituduh melakukan pencurian dijatuhi hukuman amputasi pada keempat jarinya. Mereka didaili di pengadilan remaja di kota Urmia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in 4 Pria Iran Dijatuhi Hukuman Potong Jari Gara-gara Mencuri
ISNA/Mirror
Ilustrasi hukuman amputasi jari di Iran 

Ia mengalami luka di pergelangan tangannya sebagai protes atas penegakan hukumannya awal tahun ini.

Jenis Hukuman yang Banyak Dikritik Aktivis HAM

Sementara itu, hukum pidana Islam Iran mengatakan, pencurian untuk pertama kali dihukum dengan amputasi empat jari tangan kanan, lapor The Sun.

Namun Nargess Tavalossian, analis hukum dan jurnalis di TV Internasional Iran, mengatakan amputasi adalah bentuk hukuman yang jarang terjadi di Iran.

Dia berkata: "Untuk mendapatkan jenis hukuman ini, ada 13 aturan yang semuanya harus diterapkan bagi hakim untuk memerintahkan amputasi."

"Namun, hakim biasanya menghindari pemberian hukuman seperti itu dengan mengatakan, 12 dari 13 aturan terpenuhi dan oleh karena itu amputasi tidak diperlukan."

Ilustrasi hukuman amputasi jari di Iran
Ilustrasi hukuman amputasi jari di Iran (ISNA/Mirror)

Aktivis hak asasi manusia telah menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan eksekusi hukuman potong jari itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Otoritas Iran secara umum membela bentuk hukuman, dengan mengatakan itu adalah cara paling efektif untuk mencegah pencurian.

Baca: Pegulat Iran Dieksekusi Mati Karena Dituduh Membunuh Aparat

Baca: Daniella Alvarez, Miss Universe Kolombia yang Benjol Perut & Amputasi Kaki, Sikap Mantan Tuai Pujian

Kasus Serupa Lainnya

Pada Oktober tahun lalu, Teheran dikritik besar-besaran karena telah memotong jari orang lain setelah memvonisnya melakukan pencurian, menurut Fox News.

Amnesty International menyebut amputasi, yang terjadi di provinsi utara Mazandaran, sebagai "bentuk penyiksaan yang menjijikkan."

Tetapi bulan ini, Iran mengeksekusi pegulat Navid Afkari, setelah menuduhnya membunuh seorang polisi anti huru hara.

Hal ini menimbulkan protes ketika orang-orang berdemonstrasi menentang eksekusinya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas