Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Eropa Didesak Tetapkan Peta Jalan Kesepakatan Nuklir Iran dan Tarik AS untuk Rekonsiliasi

Soal kesepekatan nuklir, Prancis, Jerman, dan Inggris (negara E3) harus bergerak cepat untuk menetapkan peta jalan bagi Iran dan pemerintahan Presiden

Eropa Didesak Tetapkan Peta Jalan Kesepakatan Nuklir Iran dan Tarik AS untuk Rekonsiliasi
Sky News
Fasilitas Bushehr dan lainnya di Iran diduga digunakan untuk membuat senjata nuklir 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Prancis, Jerman, dan Inggris (negara E3) harus bergerak cepat untuk menetapkan peta jalan bagi Iran dan pemerintahan Presiden selanjutnya Amerika Serikat (AS) Joe Biden, agar kembali mematuhi kesepakatan nuklir.

Seperti yang disampaikan oleh sejumlah pejabat tinggi Eropa.

Baca juga: Pejabat Senior Teheran: Oposisi Iran dan Israel Dicurigai dalam Kasus Pembunuhan Ilmuwan Nuklir

Baca juga: Iran Mulai Prosesi Pemakaman Ilmuwan Nuklir yang Terbunuh

Pernyataan terkait desakan itu pun telah ditandatangani oleh sejumlah pejabat Eropa, yakni mantan Menteri Inggris untuk negara Timur Tengah Alistair Burt, mantan Perdana Menteri Swedia Carl Bildt, kemudian mantan Duta Besar Jerman untuk AS Wolfgang Ischinger.

Lalu mantan Duta Besar Prancis untuk AS Jean-David Levitte, mantan Sekretaris Jenderal NATO Javier Solana, serta mantan Menteri Luar Negeri Polandia Andrzej Olechowski.

Dikutip dari laman The Guardian, Rabu (2/12/2020), beberapa negara di Eropa memang memprediksi munculnya gangguan dalam proses menuju rekonsiliasi potensial antara Iran dan AS.

Hal itu karena walaupun nantinya AS dipimpin Biden, akan ada pihak yang tetap bertekad untuk memastikan bahwa kedua negara itu tidak kembali ke meja perundingan.

Ini tentunya akan meningkatkan eskalasi ketegangan antara kedua negara.

Kekhawatiran ini muncul setelah terjadinya peristiwa pembunuhan terhadap Ilmuwan Nuklir terkemuka Iran Mohsen Fakhrizadeh.

Pada hari Senin lalu, diumumkan bahwa penandatangan untuk kesepakatan nuklir antara Prancis, Jerman, Inggris, Rusia, Iran dan China dilakukan di tingkat komisi bersama di Wina, Austria pada 16 Desember mendatang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas