Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Boeing Berencana Produksi Jet yang Gunakan 100 Persen Biofuel

Boeing akan membuat pesawat komersial yang mampu menggunakan 100 persen biofuel pada 2030 mendatang.

Boeing Berencana Produksi Jet yang Gunakan 100 Persen Biofuel
ABC
Pesawat Boeing 737 Max 8 buatan Boeing. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Raksasa kedirgantaraan utama Amerika Serikat (AS) Boeing mengatakan pada hari Jumat lalu bahwa perusahaan akan membuat pesawat komersial yang mampu menggunakan 100 persen biofuel pada 2030 mendatang.

Rencana tersebut merupakan bagian dari target industri Boeing untuk mengurangi setengah emisi karbon dioksida pada 2050.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (24/1/2021), perusahaan ini menyebut ini merupakan tantangan seumur hidup karena mereka harus berupaya mengurangi kerusakan lingkungan karena penghapusan bahan bakar fosil.

Baca juga: Menristek Apresiasi Kolaborasi ITB dan Pertamina Kembangkan Inovasi Bahan Bakar Biofuel

Baca juga: Faisal Basri Singgung Subsidi Biofuel di Tengah Pandemi, untuk Apa?

Direktur Strategi Keberlanjutan Boeing, Sean Newsum mengatakan bahwa untuk mencapai target, pabrikan jet ini hanya akan memiliki waktu paling lama satu dekade.

Hal itu karena umur rata-rata sebuah pesawat jet komersial adalah sekitar 30 tahun.

"Ini adalah tantangan yang luar biasa dan tantangan seumur hidup kita. Kami berkomitmen untuk melakukan bagiannya untuk mengurangi jejak karbonnya," kata Newsum.

Target yang ditetapkan oleh perusahaan tentunya tidak hanya membutuhkan pengembangan lebih lanjut terhadap mesin jet.

Namun juga menetapkan persyaratan yang lebih tinggi untuk pencampuran bahan bakar, dan mencapai lulus sertifikasi keselamatan global.

Jet yang terbaru ini mungkin akan menjadi tantangan bagi produsen pesawat satu ini, karena salah satu model pesawat jet mereka, yakni Boeing 737 Max telah digrounded pada 2019 setelah terjadi dua kecelakaan mematikan yang menewaskan 346 orang.

Boeing juga sebelumnya telah memproduksi pesawat militer, roket, dan pesawat ruang angkasa.

Namun mereka harus menghadapi tantangan untuk bisa beroperasi di industri penerbangan komersial yang babak belur dihantam pandemi virus corona (Covid-19).

Spesifikasi bahan bakar saat ini memungkinkan campuran 50 banding 50 bahan bakar penerbangan konvensional dengan biofuel.

Namun, perusahaan tersebut telah melakukan penerbangan pesawat komersial pertama di dunia dengan menggunakan 100 persen biofuel di pesawat kargo FedEx Corp 777 pada 2018 lalu.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas