Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Penelitian: Varian Baru Virus Corona Timbulkan Kekhawatiran tentang Terinfeksi Covid-19 Kedua Kali

Penelitian baru menunjukkan, ada bukti kuat bahwa orang yang pernah terpapar Covid-19 tidak terlindungi dari infeksi kedua kali.

Penelitian: Varian Baru Virus Corona Timbulkan Kekhawatiran tentang Terinfeksi Covid-19 Kedua Kali
Freepik
Ilustrasi pandemi global akibat Covid-19. Terbaru, Penelitian: Varian Baru Virus Corona Timbulkan Kekhawatiran tentang Terinfeksi Covid-19 Kedua Kali 

TRIBUNNEWS.COM - Penyebaran varian baru virus corona menimbulkan kekhawatiran tentang terpapar Covid-19 untuk kedua kalinya.

Penelitian baru menunjukkan, ada bukti kuat bahwa orang yang pernah terinfeksi Covid-19 tidak terlindungi dari infeksi kedua.

Mengutip Ap News, orang yang pernah positif Covid-19 juga bisa terinfeksi virus corona versi sebelumnya, jika imun mereka lemah.

Pertanyaan besar dalam pandemi saat ini yakni berapa lama imun bertahan dari infeksi alami?

Para ilmuwan masih menganggap infeksi ulang cukup langka dan biasanya kurang serius daripada yang pertama.

Tetapi, perkembangan terkini di seluruh dunia menimbulkan kehawatiran.

Baca juga: Wagub DKI Ikut Merespon Selebgram Helena Lim yang Suntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk

Baca juga: Afrika Selatan Hentikan Suntikan Vaksin AstraZeneca karena Temuan Varian Baru Virus Corona

Ilustrasi Varian Baru Virus Corona. Penelitian: Varian Baru Virus Corona Timbulkan Kekhawatiran tentang Terinfeksi Covid-19 Kedua Kali
Ilustrasi Varian Baru Virus Corona. Penelitian: Varian Baru Virus Corona Timbulkan Kekhawatiran tentang Terinfeksi Covid-19 Kedua Kali (Foto Niaidrml)

Di Afrika Selatan, studi vaksin menemukan infeksi dengan varian baru terjadi pada 2 persen orang yang sebelumnya memiliki versi virus sebelumnya.

Beberapa kasus serupa dengan varian baru ditemukan di Brasil.

Para peneliti tengah mengeksplorasi apakah infeksi ulang membantu menjelaskan lonjakan baru-baru ini di kota Manaus, Brasilm di mana tiga perempat penduduk diperkirakan telah terinfeksi sebelumnya.

Di Amerika Serikat, sebuah penelitian menemukan bahwa 10 persen anggota Marinir yang pernah terinfeksi sebelumnya dan berulang kali dites negatif sebelum memulai pelatihan dasar, kemudian terinfeksi lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas