Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade 2021

Estafet Obor Olimpiade 25 Maret 2021 Dimulai dari Prefektur Fukushima Jepang

Estafet obor akan melakukan perjalanan ke 265 bagian dari 26 kota di prefektur dalam tiga hari sebelum melakukan perjalanan secara nasional.

Estafet Obor Olimpiade 25 Maret 2021 Dimulai dari Prefektur Fukushima Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Seorang warga Jepang membawa tongkat obor Olimpiade 2021 untuk dibawa estafet keliling Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Estafet Obor Olimpiade Tokyo akan dimulai 25 Maret mendatang dari J-Village di Prefektur Fukushima.

Estafet obor itu akan melakukan perjalanan ke 265 bagian dari 26 kota di prefektur dalam tiga hari sebelum melakukan perjalanan secara nasional.

Komite eksekutif Prefektur Fukushima memiliki total 66 slot, termasuk "slot rekomendasi" untuk tujuh pelari selebriti yang terkait dengan Fukushima dan "slot rekrutmen publik" di mana satu orang dari masing-masing 59 kota di prefektur berpartisipasi sebagai orang terkait ke Fukushima.

Bersamaan dengan ini, Momoko Kikuchi, seorang aktor yang berperan sebagai ibu dari karakter utama dalam serial TV novel NHK "Ale", dan pemegang rekor 400 meter atletik telah memasuki "kerangka rekomendasi".

Momoko Kikuchi juga dikenal sebagai gadis lapangan yang merupakan kerangka perekrutan publik terakhir kali dan sekarang Asami Chiba, seorang pegawai Kota Yabuki.

Pelari baru, Tatsuichi Sakuma (69) dari Ogoemachi, Kota Tamura, yang baru saja dipilih sebagai "kerangka perekrutan publik" dan akan menjalankan di Kota Tamura (di mana perintah evakuasi pernah dikeluarkan karena kecelakaan nuklir), mendapat email 15 Februari lalu dari organisasi Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Seorang pria yang diputuskan untuk menjadi pelari, Sakuma, sempat menolak karena masalah mantan Ketua Mori, kini akhirnya kembali memutuskan ikut serta kembali.

Pembangunan kursi penonton di sebuah Stadion Olimpiade di Tokyo, Senin (22/2/2021).
Pembangunan kursi penonton di sebuah Stadion Olimpiade di Tokyo, Senin (22/2/2021). (Foto NHK)

"Saya ragu-ragu, tetapi saya memutuskan untuk berpartisipasi karena saya ingin menyukseskan Olimpiade," papar sakuma.

Sakuma adalah mantan guru dan saat ini berkecimpung di bidang pertanian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas