Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Melihat Kondisi Kawasan Pembangkit Nuklir Daiichi Fukushima Jepang Pasca 10 Tahun Diguncang Gempa

Penghapusan bahan bakar nuklir yang tersisa di kolam bahan bakar gedung juga telah mengalami kemajuan.

Melihat Kondisi Kawasan Pembangkit Nuklir Daiichi Fukushima Jepang Pasca 10 Tahun Diguncang Gempa
Foto Jiji
Kawasan pembangkit nuklir Daiichi di Fukushima. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kamis (11/3/2021) mendatang tepat 10 tahun gempa besar Jepang Timur bersamaan dengan meledaknya pembangkit nuklir Fukushima terutama reaktor Daiichi.

"Sudah 10 tahun sejak kecelakaan di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi dari Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (Tepco) setelah Gempa Bumi Besar Jepang Timur. Sementara kemajuan telah dibuat seperti mengurangi jumlah air yang tercemar secara radioaktif, pembuangan bahan bakar nuklir yang meleleh (puing-puing) hampir tidak tersentuh," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (6/3/2021).

Menurut jadwal yang ada dari Daiichi Tepco, diperlukan waktu 20 hingga 30 tahun lagi untuk menyelesaikan penonaktifan tersebut.

Di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi, selain injeksi air untuk mendinginkan puing-puing, air tanah dan air hujan mengalir ke dalam gedung, menyebabkan air yang terkontaminasi setiap hari.

Pada Mei 2014 sebanyak 540 ton per hari. Tepco memasang sumur "sub-drain" di dekat gedung untuk memompa air tanah, dan mengambil tindakan seperti "dinding permafrost yang tidak tembus air" untuk membekukan tanah di sekitarnya, mengurangi jumlah air tercemar yang dihasilkan menjadi 140 ton dalam 20 tahun.

Tidak ada orang di kota Namie Fukushima setelah ledakan nuklir di Fukushima 11 Maret 2011
Tidak ada orang di kota Namie Fukushima setelah ledakan nuklir di Fukushima 11 Maret 2011 (Foto Onishi)

Lingkungan kerja telah meningkat secara signifikan dalam 10 tahun terakhir.

Karena bahan radioaktif yang tersebar, masker skala penuh dan pakaian pelindung diperlukan di seluruh lokasi, tetapi tindakan seperti pengupasan tanah permukaan yang terkontaminasi telah memungkinkan untuk bekerja dengan peralatan ringan di 96 persen lokasi.

Penghapusan bahan bakar nuklir yang tersisa di kolam bahan bakar gedung juga telah mengalami kemajuan, dan Unit 4 selesai pada bulan Desember 2014.

Pengerjaan Unit 3, yang menyebabkan kerusakan inti, selesai pada Februari tahun ini.

Baca juga: Seleksi Penerimaan Pegawai Ketat, Tak Mungkin Yakuza Bekerja di Pembangkit Reaktor Fukushima Jepang

Baca juga: Jalur Shinkansen Jepang Dibuka Lagi 9 Hari Pasca Gempa di Fukushima

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas