Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

VIDEO Bocah 10 Tahun Terlantar Sendirian di Perbatasan Amerika-Meksiko, Menangis Minta Tolong

Seorang bocah migran berusia 10 tahun ditemukan berkeliaran sendirian di dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

VIDEO Bocah 10 Tahun Terlantar Sendirian di Perbatasan Amerika-Meksiko, Menangis Minta Tolong
U.S. Customs and Border Protection
Seorang bocah migran berusia 10 tahun ditemukan berkeliaran sendirian di dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko. Ia menangis minta tolong setelah ditinggalkan kelompoknya. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah migran berusia 10 tahun ditemukan berkeliaran sendirian di dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.

Ia menangis minta tolong setelah ditinggalkan kelompoknya.

Bocah yang sendirian dan ketakutan itu terekam dalam video yang dirilis oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS pada hari Rabu (7/4/2021).

CBP mengatakan anak lelaki asal Nikaragua itu putus asa dan menangis setelah bangun dan menyadari dia tertinggal.

Video menunjukkan anak itu sendirian di tengah jalan sebelum petugas Patroli Perbatasan menghentikan kendaraannya.

Anak laki-laki itu memberi tahu petugas bahwa dia mencari bantuan karena dia ditinggalkan.

"Bisakah Anda membantu saya?" tanyanya dalam bahasa Spanyol.

"Apa yang terjadi?" jawab pria yang merekam video.

Baca juga: Janjikan Suaka, Presiden Meksiko: Kami Akan Beri Perlindungan untuk Julian Assange

Baca juga: Dikenal Dekat dengan Trump, Presiden Meksiko Dikabarkan Mulai Akui Kemenangan Joe Biden

Seorang bocah migran berusia 10 tahun ditemukan berkeliaran sendirian di dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.
Seorang bocah migran berusia 10 tahun ditemukan berkeliaran sendirian di dekat perbatasan Amerika Serikat-Meksiko. (U.S. Customs and Border Protection)

"Saya sedang berjalan dengan sekelompok dan mereka meninggalkan saya," kata anak laki-laki itu, terdengar seolah-olah dia akan menangis.

"Saya tidak tahu di mana mereka."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas