Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Ilmuwan Pentagon Kembangkan Microchip yang Bisa Deteksi Covid-19, Ditanam di Bawah Kulit

Peneliti Pentagon mengembangkan microchip yang dapat dimasukkan di bawah kulit untuk mendeteksi Covid-19 bahkan sebelum gejala muncul

Ilmuwan Pentagon Kembangkan Microchip yang Bisa Deteksi Covid-19, Ditanam di Bawah Kulit
CBS 60 minutes
Matt Hepburn menjelaskan bagaimana microchip itu akan digunakan untuk mencegah wabah Covid-19 lebih lanjut. Peneliti Pentagon mengembangkan microchip yang dapat dimasukkan di bawah kulit untuk mendeteksi Covid-19 bahkan sebelum seseorang mulai menunjukkan gejala. 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti Pentagon mengembangkan microchip yang dapat dimasukkan di bawah kulit untuk mendeteksi Covid-19 bahkan sebelum seseorang mulai menunjukkan gejala.

"Ini adalah sensor," ujar Dr. Matt Hepburn, seorang dokter penyakit menular dan pensiunan kolonel Angkatan Darat.

"Benda kecil berwarna hijau itu, Anda taruh di bawah kulit Anda."

"Benda itu akan memberitahu Anda bahwa ada reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh, dan sinyal itu berarti Anda akan mengalami gejala besok."

Dilansir Washington Examiner, teknologi ini dikembangkan oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), sebuah unit rahasia yang diluncurkan selama era Perang Dingin.

microchip yang dikembangkan Pentagon
microchip yang dikembangkan Pentagon (CBS 60 minutes)

Unit itu mempelajari teknologi yang muncul dan bagaimana mereka dapat diterapkan untuk digunakan di militer.

Baca juga: Pejabat Pentagon: Sepertiga Pasukan Militer Tolak Vaksin Virus Corona

Baca juga: Biden Tunjuk Lloyd Austin Pimpin Pentagon, Menhan Kulit Hitam Pertama AS dalam 200 tahun

Hepburn mengatakan, microchip hanya digunakan di dalam Departemen Pertahanan dan dapat mendeteksi infeksi Covid-19 sebelum seseorang berpotensi menyebarkan penyakit ke anggota layanan lainnya.

"Kami menantang komunitas riset untuk menemukan solusi yang mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah," kata Hepburn.

Hepburn menyamakan microchip dengan lampu "mesin periksa" di mobil, memperingatkan pengguna tentang infeksi Covid-19 dan mengarahkannya untuk melakukan tes untuk memastikan hasilnya.

"Kami dapat memperoleh informasi itu dalam tiga sampai lima menit," kata Hepburn.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas