Tribun

Virus Corona

India Disarankan Berlakukan Lockdown Beberapa Minggu dan Bangun Rumah Sakit Sementara Seperti China

Dr Fauci menyebutkan bahwa pemerintah India 'terlalu dini' mengklaim kemenangan melawan Covid-19.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
zoom-in India Disarankan Berlakukan Lockdown Beberapa Minggu dan Bangun Rumah Sakit Sementara Seperti China
Sanjay KANOJIA / AFP
Orang-orang menunggu untuk mengisi ulang tabung oksigen medis mereka untuk pasien Covid-19 di stasiun pengisian oksigen di Allahabad India pada 24 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Ahli pandemi top Amerika Serikat (AS) sekaligus Kepala Penasihat Medis Gedung Putih, Dr Anthony Fauci 'membagikan tips' agar India bisa keluar dari 'tsunami' virus corona (Covid-19).

Pada hari Jumat lalu, ia menyampaikan sejumlah tindakan yang harus segera diambil India untuk menangani gelombang kedua Covid-19.

Tiga rekomendasi utama yang ditetapkan oleh Dr Fauci adalah penerapan sistem penguncian selama beberapa minggu, mendirikan unit gawat darurat (UGD) atau rumah sakit sementara seperti China dan memiliki organisasi pusat.

Dikutip dari laman news18, Minggu (2/5/2021), bersamaan dengan pemberian saran tentang bagaimana menanggulangi pandemi, Dr Fauci juga menyebutkan bahwa pemerintah India 'terlalu dini' mengklaim kemenangan melawan Covid-19.

"Salah satu hal yang benar-benar anda perlukan untuk menekan lonjakan kasus sejauh yang anda bisa adalah menutup sementara negara, menurut saya itu sangat penting. Jika kita ingin kembali ke apa yang saya katakan, ada jarak dekat, menengah, dan jauh," kata Dr Fauci.

"Saya pikir yang paling penting dalam waktu dekat ini adalah mendapatkan oksigen, persediaan, obat-obatan, APD (Alat Pelindung Diri), hal-hal semacam itu. Namun salah satu hal yang harus segera dilakukan adalah memberlakukan lockdown," tambahnya.

Ia pun menyebut China sebagai contoh, karena negara itu benar-benar melakukan lockdown saat kasus positif mengalami lonjakan signifikan pada awal 2020.

"Kita tahu bahwa saat China mengalami ledakan besar setahun yang lalu, mereka benar-benar lockdown. Dan jika anda menutup negara anda sekarang, anda tidak perlu menutupnya selama enam bulan. Anda dapat menerapkan lockdown sementara untuk mengakhiri siklus transmisi, maka salah satu hal yang harus diperhatikan adalah menutup sementara akses ke dan dari luar, secara harfiah ini adalah kunci agar penyebaran di negara anda berkurang," tegas Dr Fauci.

Dr Fauci kemudian menekankan bahwa salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus ini yakni melihatnya dalam berbagai fase.

Misalnya, melakukan vaksinasi terhadap kelompok yang menjadi prioritas seperti lanjut usia (lansia) yang rentan terpapar Covid-19.

"Ini harus anda lakukan, ini penting, anda tidak dapat segera menekan angka penyebaran hanya dengan oksigen, ruang rawat inap dan perawatan medis, itu tidak akan memperbaikinya," jelas Dr Fauci.

Oleh karena itu, ia mendesak dunia untuk bersatu menyelamatkan India.

"Saya pikir anda harus membentuk semacam komisi atau kelompok darurat untuk membuat rencana bagaimana mendapatkan oksigen, mendapatkan persediaan, mendapatkan obat, dan meminta bantuan dari negara anggota WHO. Seperti Amerika Serikat, negara-negara lain juga harus masuk dan membantu India sekarang karena negara ini sangat dermawan di masa lalu dalam membantu negara lain. Sekarang saatnya negara lain mencoba meringankan masalah yang dihadapi India, itu yang pertama," papar Dr Fauci.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas