Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Patung Cumi-cumi Raksasa, Bangkitkan Pariwisata Kota Noto Ishikawa Jepang

Kota Noto yang berpenduduk sekitar 16.000 orang dalam hari-hari belakangan ini hanya memiliki 20 orang (total selama ini) yang terinfeksi corona.

Patung Cumi-cumi Raksasa, Bangkitkan Pariwisata Kota Noto Ishikawa Jepang
Foto Chunichi
Monumen (patung) cumi-cumi raksasa di Kota Noto Ishikawa Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Saat ini tak ada lagi kasus Covid-19 di Kota Noto Prefektur Ishikawa Jepang.

Karena itu pihak kota memulai upaya menarik turis antara lain dengan pembuatan patung cumi-cumi raksasa sejak akhir Maret dan dibuka April 2021 untuk umum di tengah Kota Noto.

"Saat Golden Week liburan panjang minggu lalu ramai dikunjungi orang terutama banyak anak-anak bermain di sana," papar Shimoyachi, seorang pejabat Kota Noto kepada Tribunnews.com, Jumat (7/5/2021).

Kota Noto yang berpenduduk sekitar 16.000 orang dalam hari-hari belakangan ini hanya memiliki 20 orang (total selama ini) yang terinfeksi corona.

Situasi kota yang tetap terjaga sehat dan berusaha bangkit perekonomiannya dengan menyajikan patung tersebut.

"Awalnya memang ide dari kita semua dan wali kota lalu dibuatlah patung ini dengan biaya sekitar 27 juta yen," lanjutnya.

Monumen (patung) cumi-cumi raksasa di Kota Noto Ishikawa Jepang.
Monumen (patung) cumi-cumi raksasa di Kota Noto Ishikawa Jepang. (Foto Chunichi)

Situasi yang sepi karena terpukul suasana pandemi corona di Jepang sudah mulai terantisipasi dengan vaksinasi yang ada dan rakyatnya mulai bangkit kembali untuk mengaktifkan lagi perekonomian di Noto.

Kritikan penggunaan pajak yang sia-sia di berbagai chat-room warga Jepang tampaknya banyak dari orang luar Noto yang tidak mengerti situasi Kota Noto yang sudah sehat kembali.

"Kita senang kota jadi hidup kembali, dan patung itu memang salah satu hal yang terkenal di sini yaitu cumi-cumi sehingga dibuatlah patung tersebut. Selain itu juga Buri (ikan ekor kuning Jepang), maupun blueberry terkenal pula di sini," kata dia.

Baca juga: Sidang Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Dimulai Akhir Mei 2021

"Silakan datang ke Noto dan lihat sendiri kenyamanan dan kota yang sehat di sana," ajak dia.

"Datanglah ke Noto, kota yang berada di tepi Laut Jepang, kota yang bagus, nyaman, indah dan sehat sambil menikmati berbagai makanan laut di sini seperti cumi-cumi. Juga bagi warga Indonesia yang ada di Jepang silakan datang," ajaknya.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas