Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Hindari Krisis Nasional Covid-19, Malaysia akan Lockdown Selama Satu Bulan

Malaysia akan memberlakukan lockdown parsial mulai Rabu (12/5) untuk menghindarkan negeri jiran itu dari krisis nasional Covid-19

Hindari Krisis Nasional Covid-19, Malaysia akan Lockdown Selama Satu Bulan
MOHD RASFAN / AFP
Petugas medis yang mengenakan pakaian pelindung melakukan tes di lokasi pengujian virus corona Covid-19 di Shah Alam, di pinggiran Kuala Lumpur Malaysia, pada 17 Februari 2021. 

TRIBUNNEWS.COM – Malaysia akan memberlakukan penguncian (lockdown) terbatas secara nasional selama hampir sebulan mulai Rabu (12/5).

Pemerintah mengatakan, penguncian dilakukan karena kasus Covid-19 baru terus meningkat menjelang perayaan akhir bulan suci Ramadhan minggu ini.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan kasus Covid-19 kini terancam berkembang menjadi krisis nasional Malaysia.

Muhyiddin merujuk pada tingginya kasus Covid-19, yaitu penambahan kasus baru mendekati 4.000 per hari dan kasus aktif 37.396 per hari.

Penguncian sebagian, yang dikenal sebagai Perintah Kontrol Gerakan (Movement Control Order -MCO), akan dimulai pada 12 Mei dan berakhir pada 7 Juni, kata Muhyiddin.

Baca juga: Malaysia Larang Semua Perjalanan Antarnegara Bagian dan Wilayah Selama 4 Minggu

Perdana menteri mengatakan keputusan untuk memberlakukan pembatasan baru dibuat dalam pertemuan Dewan Keamanan Nasional yang dia pimpin sebelumnya pada hari Senin (10/5).

Menurutnya, negara ini berada dalam keadaan darurat untuk menghentikan pandemi, memberi pemerintah kekuasaan untuk memerintah dengan keputusan.

“Sekarang ada varian Covid-19 yang lebih menular sementara kapasitas sistem kesehatan masyarakat menjadi lebih kritis,” kata Muhyiddin. “[

“Ada juga kelemahan dalam kepatuhan protokol Covid-19 oleh beberapa orang. Faktor ini menuntut pemerintah mengambil tindakan drastis, ”imbuhnya.

Pejabat kesehatan sebelumnya mengatakan 3.807 kasus tercatat dalam 24 jam terakhir, dengan sebagian besar terjadi di negara bagian Selangor, diikuti oleh Kuala Lumpur.

Baca juga: Malaysia Darurat Covid-19, Rumah Sakit Hampir Kehabisan Ruang ICU 

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: hasanah samhudi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas