Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Aksi Demo Kecam Serangan Brutal Israel Meluas di Banyak Negara, di Berlin Diikuti Ribuan Orang

Aksi demo memprotes kebiadaban Israel antara lain terjadi di Kota Berlin, Jerman, di Tokyo, Jepang dan di Sydney, Australia.

Aksi Demo Kecam Serangan Brutal Israel Meluas di Banyak Negara, di Berlin Diikuti Ribuan Orang
Abdulhamid Hosbas/Anadolu Agency
Aksi demo ribuan orang di Kota Berlin, Jerman, memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza, Jumat (14/5/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi protes mengecam serangan brutal Israel ke warga sipil Palestina di Gaza, Tepi Barat, meluas di sejumlah negara.

Aksi demo memprotes kebiadaban Israel antara lain terjadi di Kota Berlin, Jerman, di Tokyo, Jepang dan di Sydney, Australia,serta di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.

Aksi serupa juga terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Berikut rangkuman Tribunnews yang dari berbagai sumber kantor berita dan media lokal:

Aksi demo di Berlin

Di Kota Berlin, Jerman, ribuan orang turun ke jalan pada hari Jumat (14/5/2021) kemarin.

Mereka menyuarakan solidaritas mereka dengan warga Palestina di Gaza menghadapi kampanye pemboman mematikan tanpa henti oleh militer Israel selama lima hari terakhir.

Mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan "Bebaskan Palestina" dan "Hentikan pembunuhan di Gaza", pengunjuk rasa menyatakan kemarahan atas dukungan tanpa syarat Jerman untuk Israel ketika ratusan polisi dikerahkan di sepanjang rute demonstrasi.

Para pengunjuk rasa mengecam pemerintah kanan-tengah Kanselir Angela Merkel karena mendukung agresi militer Israel di Gaza.

Serangan brutal Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 122 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak, dan melukai lebih dari 900 sejak pertempuran berkobar pada hari Senin.

“Israel membunuh warga Palestina sementara Merkel mendanai itu. Mengapa?" para pengunjuk rasa berteriak berulang kali.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas