Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Israel Makin Brutal, Korban Jiwa Melonjak Jadi 137 Orang Termasuk 36 Anak Palestina dan 920 Cedera

Israel terus membombardir Jalur Gaza dengan serangan udara dan peluru artileri pada Sabtu (15/5/2021).

Israel Makin Brutal, Korban Jiwa Melonjak Jadi 137 Orang Termasuk 36 Anak Palestina dan 920 Cedera
Anadolu Agency
Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. 

TRIBUNNEWS.COM - Israel terus membombardir Jalur Gaza dengan serangan udara dan peluru artileri pada Sabtu (15/5/2021).

Hingga Sabtu pagi ini, sedikitnya 137 warga Palestina, termasuk 36 anak-anak meninggal dunia dan 920 lainnya mengalami cedera.

Total korban eskalasi konflik Israel dengan Hamas di Palestina ini merupakan akumulasi sejak Senin (10/5/2021).

Dilansir Al Jazeera, korban tewas diperkirakan akan terus meningkat karena Israel baru saja mengirimkan serangan udara ke kamp pengungsi Al-Shati di Gaza.

Dua wanita dan tujuh anak-anak ditemukan tewas, dan masih ada korban yang terkubur reruntuhan.

Baca juga: Ahmad Basarah Dorong Parlemen Dunia Bahas Krisis Palestina-Israel

Baca juga: Aksi Demo Kecam Serangan Brutal Israel Meluas di Banyak Negara, di Berlin Diikuti Ribuan Orang

Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021.
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. (MOHAMMED ABED / AFP)

Sedikitnya 15 orang lainnya terluka, termasuk seorang bayi bernama Omar.

Serangan udara lain juga dilaporkan melanda sebuah rumah di Khan Yunis.

PBB mengatakan, diperkirakan 10.000 warga Palestina meninggalkan rumah mereka di Gaza untuk berlindung dari serangan Israel.

Ribuan orang tersebut, saat ini tinggal di gedung sekolah yang dikelola PBB di Gaza Utara.

Warga Palestina yang tinggal di daerah dekat perbatasan Gaza-Israel meninggalkan rumah mereka dengan truk pickup, keledai, dan berjalan kaki.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas