Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kasus Penipuan terkait Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Mulai Marak di Jepang

Di antara konsultasi terkait vaksinasi virus corona yang diterima di pusat-pusat layanan konsumen nasional, setidaknya 90 kasus diduga ada kecurangan.

Kasus Penipuan terkait Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Mulai Marak di Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Antrean vaksinasi para lansia di sebuah klinik di Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Badan Urusan Konsumen meminta perhatian masyarakat Jepang pada serangkaian konsultasi terkait vaksinasi virus corona, seperti "atas nama reservasi" dan menerima permintaan uang, kunjungan ke rumah dan meminta informasi pribadi yang mencurigakan.

Menurut Badan Urusan Konsumen Jepang, di antara konsultasi terkait vaksinasi virus corona yang diterima di pusat-pusat layanan konsumen nasional, setidaknya 90 kasus diduga ada kecurangan telah muncul hingga tanggal 12 Mei 2021.

Telah ada serangkaian konsultasi mengenai permintaan uang dan informasi pribadi, terutama atas nama reservasi vaksinasi.

Khususnya, ada kasus panggilan yang mencurigakan seperti "Jika Anda membayar 5.000 yen, saya akan membuat reservasi atas nama Anda sehingga Anda bisa mendapatkan suntikan tanpa gagal".

Juga ada seorang pria yang tiba-tiba datang ke rumah penduduk.

Peta PSBB di Jepang per 13 Mei 2021. Jumlah warga yang terinfeksi virus corona mencapai 6.880 orang di Jepang.
Peta PSBB di Jepang per 13 Mei 2021. Jumlah warga yang terinfeksi virus corona mencapai 6.880 orang di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Saya datang dari balai kota yang bertanggungjawab terhadap vaksinasi," kata pria tersebut.

"Seorang penduduk kemudian memeriksa hal itu ke kantor wali kota ternyata tidak ada yang bernama sesuai yang diucapkan nama orang yang datang ke rumahnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (15/5/2021).

Selain itu, ada kasus di mana panggilan telepon dilakukan mengatasnamakan pegawai pemerintah daerah yang mengatakan "Reservasi diterima" dan dengan dalih ingin konfirmasi lagi menanyakan alamat rumah, tampak telepon itu mencurigakan yang mengatakan "Saya membimbing Anda karena ada kelebihan vaksin".

Baca juga: Angka Kematian akibat Virus Corona di Jepang Naik 62 Persen Per Bulan

"Hal-hal itulah awal dan tanda dari penipuan yang terjadi saat ini," tambahnya.

Badan Urusan Konsumen tidak meminta biaya atau informasi pribadi kepada pemerintah daerah atau kepada masyarakat terkait vaksinasi.

"Jika Anda diundang untuk membuat reservasi oleh pemerintah daerah, ada risiko penipuan. Jadi mohon jangan segera merespons. Konfirmasi dulu ke pemerintah setempat."

Atau bisa telepon ke Pusat Urusan Konsumen Nasional Jepang yang menerima konsultasi telepon gratis mengenai penipuan terkait vaksinasi dengan nomor telepon gratis 0120-797-188.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas