Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Bentrok di Pos Pemeriksaan Tepi Barat, Puluhan Warga Palestina Terluka oleh Tembakan Israel

Warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka oleh tembakan Israel selama bentrokan di pos pemeriksaan militer Beit El, Tepi Barat.

Bentrok di Pos Pemeriksaan Tepi Barat, Puluhan Warga Palestina Terluka oleh Tembakan Israel
ABBAS MOMANI / AFP
Seorang pengunjuk rasa Palestina mengumpulkan batu di tengah bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes "hari kemarahan" Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka oleh tembakan Israel selama bentrokan di pos pemeriksaan militer Beit El dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

Muhammed Ishaq Hamid (25) terluka parah dalam bentrokan itu dan dinyatakan meninggal saat tiba di sebuah rumah sakit di Ramallah.

Dilansir Al Jazeera, dua tentara Israel juga dilaporkan terluka oleh tembakan Palestina.

Insiden itu terjadi pada Selasa malam (18/5/2021) saat warga melakukan pemogokan umum di seluruh Tepi Barat yang diduduki, ketika jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel mencapai 213 di daerah kantong yang terkepung.

Baca juga: Mengaku Bikin Konten TikTok Cuma Iseng, Ucok Menyesal Hina Palestina, Kini Meringkuk di Penjara

Baca juga: Tiga WNA Diamankan saat Ikut Aksi Dukung Palestina di Depan Kedubes AS

Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes
Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes "hari kemarahan" Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. (ABBAS MOMANI / AFP)

Pada Selasa pagi (18/5/2021), ratusan warga Palestina berkumpul di alun-alun Manara Ramallah, mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu patriotik sebelum berbaris menuju pos pemeriksaan militer Beit El, di Al Bireh.

“Keluarga saya berasal dari Haifa tetapi diusir oleh Israel selama perang Arab-Israel pertama dan terpaksa melarikan diri ke luar negeri,” Randa, yang ikut serta dalam demonstrasi bersama anak dan cucunya, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Situasinya sangat menyedihkan. Palestina memiliki hak untuk melawan pendudukan karena Israel membunuh banyak orang kami dan mengusir orang dari tanah mereka sendiri. "

Ahmed Alian yang berusia tujuh tahun, dari kamp Jelazon dekat Ramallah, mengenakan seragam militer dan memegang senjata palsu.

"Kami di sini hari ini karena kematian di Gaza, terutama anak-anak, dan situasi di Yerusalem Timur," kata ibunya, Rana Alian, kepada Al Jazeera.

Baca juga: Antony Blinken: AS Terima Informasi Lebih Lanjut dari Israel tentang Pemboman Menara Media di Gaza

Baca juga: POPULER Internasional: Israel Serang Lab Covid di Gaza | Legislator AS Pertanyakan Penjualan Senjata

Seorang pengunjuk rasa Palestina mengumpulkan batu di tengah bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes
Seorang pengunjuk rasa Palestina mengumpulkan batu di tengah bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes "hari kemarahan" Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. (ABBAS MOMANI / AFP)

Dua warga Palestina tewas pada hari sebelumnya dan lebih dari 100 lainnya luka-luka sepanjang Selasa.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas