Tribun

Penembakan Massal

Penembakan Massal di Lapangan  Rel LRT San Jose, Delapan Orang Tewas

Penembakan massal di lapangan rel kereta Valley Transportation Authority (VTA), San Jose, Amerika Serikat, menewaskan delapan orang dan banyak cedera

Editor: hasanah samhudi
Penembakan Massal di Lapangan  Rel LRT San Jose, Delapan Orang Tewas
AFP
Petugas dari Unit K-9 memeriksa lapangan rel di layanan kereta San Jose, lokasi penembakan massal yang menewaskan delapan orang, Rabu (26/5)

TRIBUNNEWS.COM, SAN JOSE – Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat. Seorang  pria melepaskan serangkaian tembakan di halaman kereta di San Jose, Rabu (26/5) pagi waktu setempat.

Pihak berwenang di negara bagian California, AS, mengatakan delapan orang tewas dan beberapa lainnya cedera dalam penembakan massal di lapangan kereta di San Jose.

Pejabat setempat juga mengatakan, pria bersenjata itu juga tewas di tempat.

Peristiwa terjadi di lapangan rel kereta Valley Transportation Authority (VTA) – layanan transit kota tersebut, yang terletak di sebelah Departemen Sheriff Santa Clara County.

"Saya dapat mengonfirmasikan pada saat ini, bahwa ada delapan korban yang dinyatakan meninggal," kata Deputi Sheriff Russell Davis kepada wartawan.

Baca juga: Aksi Heroik Guru Matematika Lumpuhkan dan Peluk Murid Pelaku Penembakan

Dia mengatakan bahwa tersangka penyerang, yang dikonfirmasi sebagai karyawan VTA, juga tewas. Ada juga banyak korban dengan "luka berat" yang saat ini sedang dirawat, katanya.

Beberapa outlet berita lokal mengidentifikasi penembak sebagai Samuel Cassidy (57), yang dilaporkan sebagai seorang teknisi di halaman rel.  Namun pihak berwenang belum mengonfirmasi nama penembak.

Davis menambahkan bahwa penjinak bom departemen sheriff sedang mencari lokasi penembakan setelah mereka "menerima informasi bahwa ada alat peledak yang berada" di halaman rel.

Seorang ibu dari seorang karyawan VTA mengatakan kepada KTVU bahwa putranya mengatakan penembakan itu terjadi selama rapat serikat pekerja, meskipun pihak berwenang belum mengkonfirmasi laporan itu.

Davis mengatakan panggilan pertama penembakan datang pada pukul 06:34 pagi waktu setempat (pukul 20.34 WIB).

Baca juga: Pesta Ulang Tahun Jadi Tempat Penembakan Masal, Pelaku Pacar Salah Satu Korban

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas