Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

WHO Akui Tak Dapat Paksa China untuk Bocorkan Lebih Banyak Info tentang Asal-usul Covid-19

Pejabat tinggi WHO mengatakan pihaknya tidak dapat memaksa China untuk membocorkan lebih banyak data tentang asal-usul virus corona.

WHO Akui Tak Dapat Paksa China untuk Bocorkan Lebih Banyak Info tentang Asal-usul Covid-19
AFP / Hector RETAMAL
Institut Virologi Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei tengah China. Pejabat tinggi WHO mengatakan pihaknya tidak dapat memaksa China untuk membocorkan lebih banyak data tentang asal-usul virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak dapat memaksa China untuk membocorkan lebih banyak data tentang asal-usul virus corona.

Oleh karenanya, WHO akan mengusulkan penelitian untuk memahami di mana virus itu muncul ke "tingkat berikutnya" (mutasi).

Melansir Al Jazeera, ditanya reporter bagaimana WHO akan 'memaksa' China agar lebih terbuka, Mike Ryan, Direktur Program Dedaruratan WHO mengatakan, “WHO tidak memiliki kekuatan untuk memaksa siapa pun dalam hal ini.”

“Kami sangat mengharapkan kerja sama, masukan, dan dukungan dari semua negara anggota kami dalam upaya itu,” kata Ryan, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Filipina Setujui Vaksin Pfizer untuk Digunakan Pada Anak Berusia 12-15 Tahun

Baca juga: Lebih dari Setengah Kasus Covid-19 di Indonesia Berasal dari Pulau Jawa

Institut Virologi Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei tengah China.
Institut Virologi Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei tengah China. (AFP / Hector RETAMAL)

Ada teori yang ramai dibicarakan bahwa virus corona berasal dari hewan, yaitu kelelawar lalu menular ke manusia, atau virus itu berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan, China.

Al Jazeera menulis, teori kebocoran Lab Wuhan baru-baru ini menjadi subyek perdebatan publik setelah beberapa ilmuwan terkemuka menyerukan penyelidikan penuh atas asal-usul virus.

China telah berulang kali membantah, laboratorium itu bertanggung jawab atas wabah tersebut.

Anggota tim WHO yang mengunjungi China awal tahun ini untuk mencari asal-usul COVID-19 mengatakan, mereka tidak memiliki akses ke semua data, mendorong perdebatan lanjutan tentang transparansi negara tersebut.

Baca juga: Mengapa WHO Sebut Varian B.1.617.2 Sebagai Delta? Ini Penjelasannya

Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato di Conservative Political Action Conference (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida.
Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato di Conservative Political Action Conference (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida. (JOE RAEDLE via AFP)

Mantan Presiden AS Donald Trump dan para pendukungnya secara konsisten memperkuat teori konspirasi bahwa China sengaja membocorkan virus tersebut.

Menteri Luar Negeri AS saat itu, Mike Pompeo tahun lalu bersikeras bahwa ada "bukti signifikan" bahwa virus itu berasal dari laboratorium.

Berita lain terkait dengan Asal-usul Virus Corona

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas