Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengadilan Rusia Labeli Organisasi Bentukan Alexei Navalny sebagai Kelompok Ekstremis

Pengadilan Rusia telah melarang organisasi yang didirikan pemimpin oposisi Kremlin, Alexei Navalny beroperasi.

Pengadilan Rusia Labeli Organisasi Bentukan Alexei Navalny sebagai Kelompok Ekstremis
Layanan pers pengadilan distrik Babushkinsky Moskow / AFP
Tangkapan layar ini dari rekaman selebaran yang disediakan oleh kantor pers pengadilan distrik Babushkinsky pada 20 Februari 2021, menunjukkan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny di dalam sel kaca selama persidangan di Moskow. Lawan Kremlin yang paling menonjol Alexei Navalny menghadapi dua keputusan pengadilan pada hari Sabtu yang dapat menutup putusan hakim untuk memenjarakannya selama beberapa tahun, setelah ia kembali ke Rusia menyusul serangan keracunan. 

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengutuk langkah tersebut pada hari Rabu, dengan mengatakan hal itu "lebih membatasi kemampuan kandidat oposisi untuk tampil dalam pemungutan suara dalam pemilihan Duma September".

"Rusia telah secara efektif mengkriminalisasi salah satu dari sedikit gerakan politik independen yang tersisa di negara itu," kata Price.

Sidang pengadilan diadakan secara tertutup dengan alasan bahwa materi rahasia akan dibahas.

Hakim menolak banding pembela untuk mengizinkan Navalny mengambil bagian melalui tautan video dari penjara dan menolak mosi lain oleh pembela.

Menurut jaksa, kelompok pro-Navalny sedang merencanakan untuk mengacaukan situasi politik di Rusia dan bekerja untuk mempromosikan revolusi rakyat.

Yevgeny Smirnov, salah satu pengacara Navalny, mengatakan selama persidangan bahwa mosi jaksa dimaksudkan untuk melarang rekan Navalny mencalonkan diri sebagai pejabat publik.

"Kasus ini dikaitkan dengan undang-undang yang melarang semua orang yang terkait dengan Yayasan Pemberantasan Korupsi untuk dipilih," kata Smirnov.

Kantor Navalny di puluhan wilayah Rusia sudah ditutup pada April setelah jaksa mengeluarkan perintah untuk menangguhkan kegiatan mereka sambil menunggu keputusan pengadilan.

Yayasannya, yang dimulai 10 tahun lalu, tanpa henti menargetkan pejabat senior pemerintah dengan video penuh warna dan ditonton secara luas yang merinci tuduhan korupsi terhadap mereka.

Salah satu video terbarunya, yang telah ditonton 117 juta kali di YouTube, mengklaim bahwa sebuah istana mewah di tepi Laut Hitam dibangun untuk Putin melalui skema korupsi yang rumit.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas