Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Populer Hari Ini

POPULER INTERNASIONAL Gara-gara Bikin Gerakan Mata Sipit | Penampar Macron Dituntut 18 Bulan Penjara

Simak berita populer internasional selama 24 jam terakhir, dari akibat gerakan mata yang sipit hingga penampar Macron dituntut 18 bulan penjara.

POPULER INTERNASIONAL Gara-gara Bikin Gerakan Mata Sipit | Penampar Macron Dituntut 18 Bulan Penjara
EMMANUEL MACRON / TWITTER / AFP
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Simak berita populer internasional selama 24 jam terakhir, dari akibat gerakan mata yang sipit hingga penampar Macron dituntut 18 bulan penjara. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak berita populer internasional selama 24 jam terakhir.

Berita dimulai dari pemain bola voli Serbia yang dilarang bermain dua pertandingan.

Pasalnya, dia diduga melakukan gerakan rasis, yakni menyipitkan mata, saat menghadapi tim Thailand.

Sementara itu, penampar Emmanuel Macron akhirnya dituntut 18 bulan penjara.

Untuk selengkapnya, berikut daftar berita populer internasional menurut rangkuman Tribunnews.com:

Baca juga: Usai Kalah di Final Liga Eropa, Marcus Rashford Hadapi 70 Ejekan Rasis di Media Sosial

1. Gara-gara Bikin Gerakan Mata Sipit

Seorang pemain bola voli Serbia, Sanja Djurdjevic, dilarang bermain dua pertandingan setelah melakukan gerakan rasis selama pertandingan melawan Thailand pekan lalu.

Dalam tayangan ulang kamera, terlihat Sanja Djurdjevic menyipitkan matanya dengan jari-jarinya.

Aksinya ini menyebabkan kemarahan warganet.

Pemain tersebut telah meminta maaf bersama dengan Federasi Bola Voli Serbia, yang menggambarkan insiden itu sebagai "kesalahpahaman sederhana".

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas