Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi, Moskow Liburkan Pekerja Seminggu Sampai 19 Juni

Walikota Moskow memerintah warganya tidak berkerja pada 15-19 Juni, karena kasus Covid-19 melonjak dalam enam bulan terakhir, jam restoran dibatasi

Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi, Moskow Liburkan Pekerja Seminggu Sampai 19 Juni
Alexey DRUZHININ / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan tentang produksi vaksin penyakit virus korona melalui tautan video di kediaman negara bagian Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 22 Maret 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Walikota Moskow Sergei Sobyanin Sabtu (12/6) waktu setempat mengumumkan  "minggu tidak bekerja" di ibukota Rusia.

Para pekerja yang tidak vital disuruh tinggal di rumah, karena kasus Covid-19 mencapai level tertinggi dalam enam bulan.

Keputusan itu menandai perubahan sika[ otoritas Rusia, dibandingkan pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya yang berulang kali bersikeras bahwa Rusia telah menangani pandemi lebih baik daripada kebanyakan negara.

"Selama seminggu terakhir, situasi penyebaran infeksi virus corona telah memburuk secara tajam," kata Sobyanin di situs webnya ketika kota itu mencatat 6.701 infeksi harian, jumlah tertinggi sejak Desember tahun lalu.

Sobyanin menambahkan bahwa "ribuan" tempat tidur rumah sakit telah digunakan kembali untuk pasien virus corona.

Baca juga: Putin Terima Suntikan Vaksin Virus Corona Secara Tertutup, Jubir Kremlin: Percayalah Kata-kata Kami

"Kami tidak bisa tidak bereaksi terhadap situasi seperti itu," katanya.

"Untuk menghentikan peningkatan penularan dan menyelamatkan nyawa orang, hari ini saya menandatangani dekrit yang mengatur hari tidak bekerja antara 15-19 Juni,” katanya.

Perintah itu memengaruhi semua karyawan di ibu kota Rusia, kota berpenduduk 12 juta, kecuali pekerja esensial.

Pekerja non-esensial tidak diharuskan bekerja dari rumah selama periode tersebut, tetapi tetap akan menerima gaji mereka.

Bersamaan dengan akhir pekan dan hari libur nasional pada 14 Juni, itu berarti sebagian besar pekerja Moskow tidak akan bekerja hingga 20 Juni.

Baca juga: Putin Tepis Kritik Uni Eropa terhadap Vaksin Virus Corona Sputnik V Rusia

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas