Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sidang Aung San Suu Kyi untuk Dengar Kesaksian Saksi Pertama

Aung San Suu Kyi menghabiskan lebih dari 15 tahun di bawah tahanan rumah selama pemerintahan junta militer sebelumnya sebelum pembebasannya pada 2010

Sidang Aung San Suu Kyi untuk Dengar Kesaksian Saksi Pertama
STR / AFP
Dalam foto file yang diambil pada 17 Juli 2019 ini, Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi berbicara selama upacara pembukaan Pusat Inovasi Yangon di Yangon. Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi terkena dua dakwaan pidana baru ketika dia muncul di pengadilan melalui tautan video pada 1 Maret 2021, sebulan setelah kudeta militer yang memicu protes besar-besaran tanpa henti 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, YANGON— Pengadilan akan mendengarkan kesaksian pertama terhadap pemimpin sipil yang digulingkan Myanmar Aung San Suu Kyi pada Senin (14/6/2021), setelah lebih dari empat bulan kudeta militer.

Junta telah menuduh Aung San Suu Kyi atas sejumlah kasus dari menerima 11kg emas secara ilegal hingga melanggar hukum kerahasiaan era kolonial.

Pada hari Senin ini, tim pembelanya akan memeriksa sejumlah saksi atas tuduhan Aung San Suu Kyi  secara ilegal mengimpor walkie-talkie hingga melanggar aturan pembatasan Covid-19 selama pemiliu tahun lalu yang dimenangkannya dan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Pengacaranya - yang telah diizinkan untuk bertemu dengannya hanya dua kali sejak dia ditempatkan di bawah tahanan rumah - telah mengatakan mereka mengharapkan persidangan selesai pada 26 Juli.

Persidangan untuk kasus ini akan berlangsung setiap hari Senin.

Jika dinyatakan bersalah atas semua tuduhan, Aung San Suu Kyi (75) akan menghadapi lebih dari satu dekade di dalam penjara.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Rusun Tanah Tinggi

"Kami berharap yang terbaik tetapi siap untuk yang terburuk," kata Khin Maung Zaw, salah satu pengacara Suu Kyi, kepada AFP menjelang sidang di ibu kota Naypyidaw.

Kasus terpisah dijadwalkan dimulai pada 15 Juni, di mana dia didakwa dengan penghasutan bersama presiden yang digulingkan Win Myint dan anggota senior NLD lainnya.

Sebelumnya Aung San Suu Kyi menghabiskan lebih dari 15 tahun di bawah tahanan rumah selama pemerintahan junta militer sebelumnya sebelum pembebasannya pada 2010.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas