Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Indeks Harga Konsumen Bulan Mei Naik 0,1 Persen, Tanda Perekonomian Jepang Mulai Pulih

Indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi di rumah pada bulan Mei 2021 naik 0,1 persen dari bulan yang sama tahun lalu.

Indeks Harga Konsumen Bulan Mei Naik 0,1 Persen, Tanda Perekonomian Jepang Mulai Pulih
NHK
Grafik kenaikan indeks konsumen di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi di rumah pada bulan Mei 2021 (tidak termasuk makanan segar) naik 0,1 persen dari bulan yang sama tahun lalu.

Ini adalah pertama kalinya kenaikan dalam satu tahun dua bulan.

Faktor utama adalah kenaikan harga bensin dan karena kenaikan harga minyak mentah.

"Adanya kenaikan harga tersebut dan aktivitas di masyarakat membuat indeks harga konsumen meningkat, tanda-tanda mulai bergerak kembali perekonomian Jepang belakangan ini setelah vaksinasi dijalankan dan kepercayaan masyarakat mulai muncul lagi untuk mengaktifkan kembali bisnisnya," papar sumber Tribunnews.com, Jumat (18/6/2021).

Indeks harga konsumen bulan lalu yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi, tidak termasuk makanan segar, yang sangat berfluktuasi karena cuaca, adalah 101,7 dengan tahun 2015 dianggap sebesar 100 persen.

Dibandingkan tahun lalu 0,1 persen lebih tinggi dari bulan yang sama (Mei) tahun lalu, untuk pertama kalinya dalam satu tahun dua bulan kenaikan tersebut.

Alasan utama lainnya adalah harga bensin naik 19,8 persen dan harga minyak tanah naik 19,0 persen dari bulan yang sama tahun lalu karena harga minyak mentah naik.

Baca juga: Profesor Jepang Usulkan Agar Anak Usia 12 Tahun ke Atas Divaksinasi Covid-19

Selain itu, harga AC rumah naik 5,9 persen karena dampak peluncuran produk baru lebih awal dari biasanya, dengan alasan “kebutuhan permintaan” untuk produk yang digunakan di rumah.

Di sisi lain, biaya komunikasi telepon seluler turun tajam menjadi minus 27,9 persen karena pengaruh pemotongan harga oleh perusahaan-perusahaan besar.

"Pada Mei tahun lalu, harga minyak mentah lesu, dan indeks harga konsumen mulai naik sebagai reaksi terhadap penurunan harga bensin dan minyak tanah. Ke depan, harga listrik dan gas akan meningkat. Juga diperkirakan akan naik pula indeks konsumen tersebut," kata Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas