Tribun

Gudang Amunisi Kelompok Teroris Meledak di Tengah Permukiman Idlib Suriah

Kelompok teroris Hayat Tahrir Sham yang berafiliasi ke Al Qaeda secara de facto menguasai Provinsi Idlib Suriah.

Editor: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Gudang Amunisi Kelompok Teroris Meledak di Tengah Permukiman Idlib Suriah
AFP/OMAR HAJ KADOUR
Tentara Turki mengawasi ketika kendaraan militer patroli Rusia-Turki melewati jalan raya M4 di pinggiran kota Ariha yang dikuasai pemberontak di provinsi Idlib barat laut Suriah pada 7 Mei 2020. - (Foto oleh Omar HAJ KADOUR / AFP ) 

TRIBUNNEWS.COM, IDLIB – Sebuah ledakan besar mengguncang komplek markas kelompok teroris Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) di Greater Idlib, Senin (26/7/2021).

Kelompok gabungan sejumlah kelompok pemberontak bersenjata Suriah itu secara de facto menguasai Provinsi Idlib, didukung pasukan Turki yang hadir di wilayah Suriah itu.

Ledakan itu mengguncang Desa Ma'arat Shalef, dekat kota Qurqanya, utara Idlib. Sebab persis ledakan masih belum diketahui.

Ledakan itu menurut laman berita Southfront.org, Selasa (27/7/2021) dilaporkan tak menimbulkan korban. Tapi beberapa sumber mengklaim ada warga sipil tewas.

Baca juga: 2 Tentara Turki Tewas dan 2 Lainnya Terluka dalam Serangan di Suriah Utara

Baca juga: Inggris Habiskan Ratusan Juta Pound Bantu Kelompok Pemberontak Suriah

Baca juga: Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara di Suriah dan Irak, Targetkan Milisi yang Didukung Iran

Depot yang meledak itu terletak di tengah-tengah permukiman sipil yang dihuni anggota kelompok tersebut berikut keluarganya.

Pada hari yang sama, menurut laporan yang belum dikonfirmasi, terjadi bentrokan antara pria bersenjata tak dikenal dan anggota HTS.

Bentrokan terjadi di pos pemeriksaan al-Ram dekat kota Maarrat Sarin. Setelah bentrokan, pria bersenjata melarikan diri. Beberapa anggota HTS dilaporkan terluka.

Perkembangan lain di hari yang sama, armada udara Rusia menggempur posisi kelompok militan di Greater Idlib.

Serangan udara jet tempur Su-24 Pasukan Dirgantara Rusia mengincar sasaran di Desa Kansafra dan Al-Bara di Provinsi Idlib, Suriah. Serangan udara menargetkan fasilitas teroris di bawah tanah.

Serangan udara itu sekaligus respon Rusia atas pelanggaran gencatan senjata regular yang dilakukan teroris bersenjata yang berkubu di Idlib.

Pada 23 Juli, pesawat tempur Rusia juga melakukan enam serangan udara terhadap posisi militan di pinggiran kota al-Bara di wilayah barat laut Suriah, Greater Idlib.

Sehari sebelumnya, tiga serangan udara Rusia menargetkan al-Bara. Sebuah "pos pengamatan" militer Turki terletak di dekat kota itu.

Al-Bara terletak di Gunung al-Zawiya, sebuah daerah di bagian selatan Greater Idlib. Kelompok Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) yang berafiliasi al-Qaeda mempertahankan kehadirannya yang kuat di wilayah itu.

Sehari sebelumnya, aksi unjuk rasa terjadi di dekat pos-pos pasukan Turki di Gunung al-Zawiya dan bagian lain dari Greater Idlib.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas