Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Biden Dorong Hadiah Uang Tunai Agar Warga Mau Divaksin: Negara Siapkan 100 Dolar Per Orang

Presiden AS Joe Biden meningkatkan tingkat vaksinasi dengan mendesak pemerintah daerah memberi hadiah uang tunai bagi warga yang divaksin Covid-19

Biden Dorong Hadiah Uang Tunai Agar Warga Mau Divaksin: Negara Siapkan 100 Dolar Per Orang
Alex Wong/Getty Images/AFP
Presiden AS Joe Biden berbicara selama acara BBQ 4 Juli untuk merayakan Hari Kemerdekaan di Halaman Selatan Gedung Putih 4 Juli 2021 di Washington, DC 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Presiden AS Joe Biden Kamis (29/7/2021) mendesak pemerintah daerah membayar warga agar bersedia divaksin Covid-19.

Selain itu, Biden juga menetapkan aturan baru yang mengharuskan pekerja federal untuk memberikan bukti vaksinasi atau menghadapi tes rutin, mandat masker dan pembatasan perjalanan.

Dikutip dari Channel News Asia, langkah-langkah itu adalah upaya terbaru Biden untuk mengajak warga Amerika yang enggan divaksin.

Saat ini, virus corona varian Delta menginfeksi secara nasional, terutama mereka yang belum divaksin.

Departemen Keuangan AS menyatakan, pemerintah negara bagian, lokal, dan AS akan dapat menggunakan bantuan virus corona senilai 350 miliar dolar AS untuk membayar 100 dolar AS bagi setiap warga Amerika yang baru divaksin guna meningkatkan tingkat inokulasi Covid-19, kata Departemen Keuangan AS.

Baca juga: Perayaan 4 Juli, Joe Biden Sebut Amerika Semakin Dekat dengan Deklarasi Kemerdekaan dari Covid-19

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Amerika, Warga Diminta Pakai Masker Lagi Meski Sudah Divaksin

"Saya tahu bahwa membayar orang untuk divaksinasi mungkin terdengar tidak adil bagi orang yang sudah divaksinasi. Tapi inilah kesepakatannya: jika insentif membantu kita mengalahkan virus ini, saya yakin kita harus menggunakannya," kata Biden.

Meskipun memiliki banyak vaksin gratis, Amerika Serikat termasuk negara yang tertinggal dari negara-negara maju lainnya dalam hal tingkat vaksinasi.

Selama ini, upaya Gedung Putih untuk mendesak mereka yang ragu untuk divaksin terhambat oleh sentimen anti-vaksin, misinformasi, dan perpecahan politik.

Keputusan Biden yang mengharuskan pekerja federal dan kontraktor menunjukkan bukti vaksinasi ini berlawanan dengan kebijakan sebelumnya yang disebut dengan paspor vaksin.

Ini menunjukkan Gedung Putih mengambil sikap lebih keras terhadap keadaan dalam kendali Biden di saat virus menyebar.

Baca juga: Mayoritas Warga Amerika yang sudah Divaksinasi Penuh Masih Khawatirkan Varian Delta

Baca juga: Kisah Wyatt Gibson, Bocah 5 Tahun Asal Amerika yang Meninggal karena Covid-19

Halaman
123
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas