Tribun

Virus Corona

Thailand Catat Rekor Harian Infeksi Covid Tembus 20.000 Kasus, Lockdown Bisa Diperpanjang

Berdasarkan data dari situs web Kementerian Kesehatan Thailand, total kasus menjadi 672.385 dan kematian menjadi 5.503, pada Rabu (4/8/2021).

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Thailand Catat Rekor Harian Infeksi Covid Tembus 20.000 Kasus, Lockdown Bisa Diperpanjang
AFP
Polisi militer Thailand dan pejabat Otoritas Pelabuhan Pattani menjaga pos pemeriksaan di Pelabuhan Pattani pada 31 Juli 2021, di tengah pembatasan pergerakan karena melonjaknya kasus virus corona di negara itu. 

TRIBUNNEWS.COM - Thailand melaporkan penambahan 20.200 kasus baru infeksi virus corona dan 188 kematian tambahan, 

Berdasarkan data dari situs web Kementerian Kesehatan Thailand, total kasus menjadi 672.385 dan kematian menjadi 5.503.

Melansir Al Jazeera, laporan ini meningkatkan kemungkinan pembatasan terkait virus corona di Thailand akan diperpanjang.

Sebelumnya, Thailand mencatat rekor tertinggi kasus Covid-19 harian di 18.912 dan rekor kematian harian tertinggi di 178 pada Sabtu lalu.

Baca juga: 11 Juta Penduduk Wuhan Dites Covid, Temukan 3 Kasus Infeksi Bergejala dan 5 Tanpa Gejala

Baca juga: Indonesia Akan Dapat 100 Konsentrator Oksigen dan Thailand 775 Unit

Polisi militer Thailand dan pejabat Otoritas Pelabuhan Pattani menjaga pos pemeriksaan di Pelabuhan Pattani pada 31 Juli 2021, di tengah pembatasan pergerakan karena melonjaknya kasus virus corona di negara itu.
Polisi militer Thailand dan pejabat Otoritas Pelabuhan Pattani menjaga pos pemeriksaan di Pelabuhan Pattani pada 31 Juli 2021, di tengah pembatasan pergerakan karena melonjaknya kasus virus corona di negara itu. (AFP)

Sehari kemudian, pemerintah memperketat tindakan penguncian di ibu kota Bangkok dan beberapa provinsi berisiko tinggi.

Aturan pembatasan Covid-19 kemungkinan akan tetap berlaku hingga akhir Agustus sebagai upaya memperlambat wabah yang dipicu oleh varian Delta dan Alpha yang sangat mudah menular.

Pembatasan yang mulai berlaku Selasa, termasuk pembatasan perjalanan, penutupan mal dan pemberlakuan jam malam mencakup 29 provinsi yang diklasifikasikan sebagai "zona hitam".

Langkah ini akan ditinjau pada 18 Agustus 2021 mendatang.

Juru bicara gugus tugas COVID-19 pemerintah Apisamai Srirangsan mengatakan bahwa jika situasinya tidak membaik, “pembatasan akan diperpanjang hingga 31 Agustus”.

Ia mencatat bahwa jumlah infeksi di provinsi sekarang lebih tinggi daripada di Bangkok, sehingga tindakan penahanan harus diperketat untuk mengekang penyebaran.

Baca juga: Kasus Positif Bebani Rumah Sakit, Thailand Minta Warga Isolasi Mandiri

Baca juga: Thailand Bangun Rumah Sakit Covid dengan 1.800 Tempat Tidur di Bandara Don Muang Bangkok

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas