Tribun

PM Yoshihide Suga: Jepang Upayakan Mewujudkan Dunia yang Bebas dari Senjata Nuklir

Kato menyebutkan kemungkinan membantu mereka yang mengalami bom atom di Nagasaki. Namun itu tidak ditentukan dalam pembicaraan Perdana Menteri.

Editor: Dewi Agustina
PM Yoshihide Suga: Jepang Upayakan Mewujudkan Dunia yang Bebas dari Senjata Nuklir
Foto Mainichi
PM Suga di Taman Perdamaian Nagasaki, Jepang, Senin (9/8/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan akan berupaya mewujudkan dunia yang bebas dari persenjataan nuklir.

"Kami akan terus bergerak maju dengan upaya masyarakat internasional menuju perwujudan dunia yang bebas dari senjata nuklir," kata PM Yoshihide Suga saat menghadiri Upacara Peringatan Perdamaian yang diadakan di Taman Perdamaian di Matsuyamamachi, Kota Nagasaki, Senin (9/8/2021) pagi.

PM Suga tidak menyebut bantuan "hibakusha" yang tidak disertifikasi oleh pemerintah.

Seperti mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, yang hadir hingga tahun lalu, dia tidak menyebutkan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir, yang mulai berlaku pada Januari 2021 tetapi belum ditandatangani atau diratifikasi oleh Jepang.

Di Hiroshima dan Nagasaki, dikatakan bahwa "hujan hitam" yang mengandung zat radioaktif dan abu jatuh di wilayah yang luas tak lama setelah bom atom dijatuhkan, dan orang-orang di daerah itu mengeluhkan kondisi fisik yang buruk.

Baca juga: 76 Tahun Bom Atom Hiroshima, Wali Kota Matsui Minta Jepang Ikut Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir

Namun, jika kita berada di luar area yang ditentukan oleh pemerintah, kita tidak akan disertifikasi terkena radiasi, yang telah menjadi masalah selama bertahun-tahun.

Di Hiroshima, dalam "Prosiding Hujan Hitam" yang diajukan oleh 84 warga, Pengadilan Tinggi Hiroshima menjatuhkan putusan yang mengakui semua penggugat sebagai korban selamat dari bom atom pada 14 Juli 2021 dan pemerintah mengabaikan banding tersebut.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga membungkuk pada Upacara Peringatan Perdamaian setelah mempersembahkan bunga di  Taman Perdamaian, Naka-ku, Hiroshima, Jumat (6/8/2021).
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga membungkuk pada Upacara Peringatan Perdamaian setelah mempersembahkan bunga di Taman Perdamaian, Naka-ku, Hiroshima, Jumat (6/8/2021). (Foto Jiji)

"Saya ingin berkonsultasi dengan Prefektur Hiroshima dan Kota Hiroshima serta Prefektur Nagasaki dan Kota Nagasaki mengenai pemeriksaan dan sertifikasi khusus," kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.

Kato menyebutkan kemungkinan membantu mereka yang mengalami bom atom di Nagasaki. Namun itu tidak ditentukan dalam pembicaraan Perdana Menteri.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas