Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Adik Kim Jong Un Sebut Korea Selatan Pengkhianat karena Gelar Latihan Militer Bersama AS

Kim Yo Jong menyebut Korea Selatan berkhianat karena melakukan latihan militer gabungan bersama Amerika Serikat.

Adik Kim Jong Un Sebut Korea Selatan Pengkhianat karena Gelar Latihan Militer Bersama AS
Korea Summit Press Pool / AFP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) menandatangani buku tamu di sebelah saudara perempuannya Kim Yo Jong (kanan) selama KTT Antar-Korea dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di gedung Peace House di sisi selatan desa Panmunjom pada tanggal 27 April 2018 

TRIBUNNEWS.COM - Adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong menyebut Korea Selatan berkhianat karena melakukan latihan militer gabungan bersama Amerika Serikat.

Dilansir The Guardian, Kim Yo Jong juga menyebut pihaknya akan melakukan pembalasan terkait tindakan tersebut. 

Penyataan Kim Yo Jong muncul saat hubungan kedua negara mulai mencair belakangan ini.

Diketahui, kakaknya, Kim Jong Un, dilaporkan beberapa kali bertukar surat dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Kim Yo Jong menilai latihan gabungan yang digelar Korsel dengan AS bulan ini "berbahaya".

Baca juga: Dari Drama Korea hingga Komedi Reality Show, Ini 6 Tayangan untuk Kamu di Bulan Agustus

Baca juga: Korea Selatan Gagal Mengurangi Maraknya Les Privat di Perkotaan

Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019.
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. (AFP/POOL/JORGE SILVA)

Latihan gabungan antara kedua negara ini dianggap Korea Utara sebagai persiapan invasi.

"Saya mengambil kesempatan ini untuk menyatakan penyesalan saya yang kuat atas perlakuan berbahaya dari pihak berwenang Korea Selatan," kata Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan yang dirilis KCNA Pyongyang.

Penyataan Kim muncul di saat militer AS dan Korsel memulai pra-latihan pada Selasa, sebelum latihan tahunan minggu depan.

"(Dengan melakukan latihan tersebut, Seoul dan Washington) pasti akan menghadapi ancaman keamanan yang lebih besar,"ujar Kim Yo Jong.

Dilansir Reuters, Pyongyang memperingatkan bahwa latihan itu akan menghambat hubungan antar Korea. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas