Tribun

Konflik di Afghanistan

Cerita Pembawa Berita Wanita di Afghanistan saat Tampil di TV: Takut tapi Tetap Tersenyum

Pembawa berita Yalda Ali menceritakan kesusahannya menjadi jurnalis wanita di bawah kekuasaan Taliban di Afghanistan.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
Cerita Pembawa Berita Wanita di Afghanistan saat Tampil di TV: Takut tapi Tetap Tersenyum
NBC News
Yalda Ali adalah pembawa acara "Good Morning," yang mengudara tiap pukul 7 hingga 9 setiap hari di saluran TV TOLO Afghanistan. 

Di bawah pemerintahan Taliban sebelumnya, yang digulingkan oleh pasukan AS pada 2001, perempuan dilarang bersekolah, bekerja, dan meninggalkan rumah tanpa pendamping laki-laki.

Mereka harus mengenakan burqa yang menutupi semua bagian tubuh.

Mereka juga tidak boleh tidak muncul di televisi.

Suara mereka dilarang terdengar di radio.

Dua puluh tahun kemudian, setelah invasi AS berakhir, Taliban mengatakan mereka telah berubah.

Namun kementerian pendidikan yang dikelola Taliban meminta anak laki-laki dari kelas 7-12 untuk kembali ke sekolah bersama dengan guru laki-laki mereka.

Mereka tidak menyebutkan anak perempuan di kelas itu juga harus kembali ke sekolah.

Kementerian Urusan Wanita tidak ada lagi.

Gedungnya kini dipakai Taliban untuk mendirikan sebuah kementerian untuk "menyebarkan kebajikan dan pencegahan kejahatan".

Ketika para perempuan memprotes persamaan hak pada awal bulan ini, pasukan keamanan merespons dengan kekerasan, menurut Human Rights Watch.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas