Tribun

Kementerian Pertahanan Lithuania Minta Warganya Jangan Memakai Ponsel Buatan China, Ini Alasannya

Rekomendasi ini dikeluarkan setelah Pusat Keamanan Siber Nasional melakukan tes terhadap telepon genggam buatan Xiaomi dan Huawei.

Editor: Hasanudin Aco
Kementerian Pertahanan Lithuania Minta Warganya Jangan Memakai Ponsel Buatan China, Ini Alasannya
Pengguna ponsel di China 

"Ini penting [untuk diketahui] tak hanya bagi Lithuania, tapi juga semua negara yang menggunakan peralatan [buatan] Xiaomi," kata Pusat Keamanan Siber Nasional.

Popularitas pnsel buatan Xiaomi meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena harganya yang terjangkau, membuat penerimaan pada kuartal kedua tahun ini naik 64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bagaimana respons Xiaomi?

Xiaomi Corp. menyatakan bahwa gawai mereka tidak menyensor komunikasi para pengguna seperti yang diklaim pemerintah Lithuania.

"Xiaomi belum pernah dan tidak akan pernah membatasi atau memblokir perilaku personal para pengguna ponsel pintar kami, seperti saat melakukan pencarian, menelpon, mengunjungi laman atau menggunakan piranti komunikasi pihak ketiga," demikian pernyataan juru bicara Xiaomi kepada Reuters pada Rabu (22/9/2021).

"Xiaomi sepenuhnya menghormati dan melindungi hak-hak yang sah semua pengguna," lanjutnya.

Mengenai tudingan memindahkan data penggunaan ponsel terenskripsi ke Singapura, yang melanggar regulasi data Eropa, Xiaomi merespons bahwa "mereka mematuhi Regulasi Proteksi Data Umum Uni Eropa."

Ponsel P40 5G buatan Huawei dikatakan membuat penggunanya rentan 'menjadi korban serangan siber'.

Laporan yang disusun Pusat Keamanan Siber Nasional juga menggarisbawahi cacat atau kelemahan pada ponsel buatan Huawei, P40 5G, yang dikatakan membuat penggunanya "rentan menjadi korban serangan siber".

Para peneliti lembaga ini mengatakan aplikasi toko resmi Huawei, AppGallery, "mengarahkan pengguna ke toko elektronik pihak ketiga di mana beberapa aplikasi yang dijual mengandung virus atau program jahat".

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas