Tribun

Pembunuh George Floyd Mengajukan Banding Terhadap Hukumannya

Derek Chauvin yang dihukum karena pembunuhan George Floyd mengajukan banding atas vonis 22,5 tahun penjara.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Garudea Prabawati
Pembunuh George Floyd Mengajukan Banding Terhadap Hukumannya
AFP
Derek Chauvin, tersangka pembunuhan George Floyd mengajukan banding atas vonis 22,5 tahun penjara. 

Chauvin hadir selama enam minggu penuh persidangannya, tidak bersaksi, memohon hak Amandemen Kelimanya terhadap tuduhan diri sendiri.

Pengacaranya mengatakan dia telah mengikuti prosedur polisi yang berlaku pada saat itu.

Ia mengatakan bahwa kematian Floyd disebabkan oleh masalah kesehatan yang diperburuk dengan penggunaan narkoba.

Tetapi, pada akhir persidangan bulan April, juri membutuhkan waktu kurang dari 10 jam untuk menetapkan hukuman Chauvin atas pembunuhan Floyd.

Dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat dua yang tidak disengaja, pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua.

Kasus Pembunuhan George Floyd

Chauvin, seorang pria kulit putih berusia 45 tahun, terlihat berlutut di leher Floyd selama hampir 10 menit.

Dia acuh tak acuh terhadap erangan pria yang sekarat itu.

Chauvin juga mengabaikan permohonan orang-orang yang lewat agar ia menghentikan aksinya.

Orang-orang mengangkat tangan mereka saat melakukan pawai untuk mengenang George Floyd di Minneapolis, Minnesota, pada 23 Mei 2021
Orang-orang mengangkat tangan mereka saat melakukan pawai untuk mengenang George Floyd di Minneapolis, Minnesota, pada 23 Mei 2021 (Kerem Yucel / AFP)

Floyd berulang kali mengatakan "Saya tidak bisa bernapas" sebelum akhirnya dia meninggal.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas