Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Drakor DP di Netflix ungkap sisi kelam wajib militer Korea Selatan

Serial DP yang ditayangkan Netflix terasa begitu personal bagi mereka yang pernah dirundung saat menjalani wajib militer di Korea Selatan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ponsel juga memberikan "kekuatan pengetahuan" kepada para prajurit wamil, tambah Cho. "Mereka dapat menemukan informasi tentang hak-hak mereka dan membandingkan situasi yang mereka alami dengan serdadu lainnya melalui media sosial secara instan."

Awal tahun ini, sebuah foto makanan serdadu menjadi viral dan memicu perdebatan mengenai perlakuan terhadap para anggota militer. Diunggah ke Facebook oleh seorang serdadu muda, foto itu memperlihatkan baki makanan berisi nasi, sayuran layu, dan acar.

Foto itu seharusnya tidak bocor karena para prajurit dilarang mengambil foto atau video. Namun, foto sudah telanjur beredar dan militer Korsel kembali dicaci.

Insiden semacam itu mungkin diabaikan di masa lalu, namun kini hal tersebut memancing kemarahan publik hingga militer berikrar menaikkan anggaran makanan harian untuk prajurit wamil sampai hampir 20%.

"Militer tidak lagi bisa menghindari tanggung jawab di balik tameng 'keamanan nasional'," kata Cho.

Insiden kekerasan yang dilaporkan menurun selama beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Kementerian Pertahanan, 42 prajurit tewas bunuh diri pada 2020, menurun dari 62 orang pada tahun sebelumnya, dan jauh merosot dari ratusan orang yang tercatat pada era 1980-an.

Rekomendasi Untuk Anda

Tapi bukan berarti militer bisa berpuas diri, kata Cho.

Dia menyoroti diskriminasi militer terhadap anggota komunitas LGBT. Bahkan, militer mengkriminalisasi hubungan seksual kaum gay walau hal itu diperbolehkan dalam kehidupan sipil.

https://www.youtube.com/watch?v=cTySQq7olnU

Bulan Maret lalu, serdadu transgender pertama di Korsel yang dipaksa keluar dari dinas militer setelah operasi ganti kelamin, ditemukan meninggal dunia.

Pengadilan Korsel, pada Kamis (07/10) lalu, memutuskan militer melakukan diskriminasi yang melanggar hukum terhadap Byun Hee-soo dan tindakan pemecatannya harus dianulir.

Dihadapkan pada insiden-insiden nyata ini, Han Jun-hee selaku sutradara DP meyakini serial yang digarapnya punya peran lebih besar ketimbang hanya menyediakan hiburan.

"Saya mengetahui ada beberapa perbaikan di tubuh militer, namun saya pikir serial ini akan memainkan peran dalam meningkatkan kewaspadaan kita terhadap kekerasan militer dan mengingatnya," kata Han dalam wawancara baru-baru ini.

Di Instagram, Kim Bo-tong selaku pencipta serial DP, mengunggah ulang sebuah pesan yang dia terima dari seorang perempuan yang mengaku suaminya tewas pada 2012 akibat kekerasan militer.

"Saya ingin bilang terima kasih," sebut pesan itu. "Saya merasa seolah kami belum dilupakan, dan saya harap makin banyak orang yang menonton acara ini dan menjadi sadar [pada budaya militer]."

Reportase tambahan oleh BBC Korean.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas