Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Ajudan Donald Trump Ditegur saat Memutar Lagu Taylor Swift di Gedung Putih: 'Mau Dipecat?'

Seorang pegawai Gedung Putih dari pemerintahan Donald Trump ditegur saat memainkan lagu Taylor Swift.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mantan Ajudan Donald Trump Ditegur saat Memutar Lagu Taylor Swift di Gedung Putih: 'Mau Dipecat?'
Instagram @realdonaldtrump @taylorswift
Donald Trump dan Taylor Swift. Seorang pegawai Gedung Putih dari pemerintahan Donald Trump ditegur saat memainkan lagu Taylor Swift. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pegawai Gedung Putih dari pemerintahan Donald Trump ditegur saat memutar lagu Taylor Swift.

Dilansir The Washington Post, Olivia Troye saat itu kalah berdebat dalam rapat dan ia pun kesal.

Mantan penasihat keamanan dalam negeri, kontraterorisme, dan penanganan virus corona untuk Wakil Presiden Mike Pence saat itu dengan keras tidak setuju dengan gagasan seorang rekan selama rapat di awal pandemi.

Ia lalu memutuskan untuk kembali ke ruangannya dan melepaskan sedikit penat.

Troye memasukkan daftar lagu Taylor Swift dalam playlist dan memainkankannya dengan volume kencang.

Kemudian, seorang rekan mengetuk pintunya.

"Dia berkata, 'Apakah kamu mau dipecat?', cerita Troye kepada Chris Hayes dari MSNBC minggu lalu, menambahkan bahwa dia bingung dengan pertanyaan itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca juga: Taylor Swift Ganggu Pernikahan Miles Teller di Video Musik Terbaru I Bet You Think About Me

Baca juga: Taylor Swift Bawakan Lagu All Too Well Versi 10 Menit di SNL, Film Pendek Diputar di Belakangnya

Taylor Swift
Taylor Swift (ABC News)

"Karena bersikap blak-blakan dalam rapat atau untuk apa?" kata Troye kepada rekannya.

"Dia (Taylor Swift) bukan penggemar Trump," kata rekannya.

"Jadi, jika seseorang mendengar itu, kamu harus melihat belakangmu."

"Kamu harus berhati-hati dalam hal itu."

Komentar Troye menyusul diterbitkannya artikel di majalah Atlantic oleh Jonathan Karl, kepala koresponden ABC News di Washington.

Artikel itu membahas naiknya Johnny McEntee, mantan asisten pribadi Trump yang menjadi kepala Kantor Personalia Kepresidenan, dengan pengawasannya terhadap karyawan selama bulan-bulan terakhir pemerintahan.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas