Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PM Inggris Boris Johnson Diduga Gelar Pesta Miras hingga Ultah saat Lockdown Covid-19

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berada dalam tekanan setelah kantornya mengakui pesta ultah di Downing Street pada 2020 lalu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Miftah
zoom-in PM Inggris Boris Johnson Diduga Gelar Pesta Miras hingga Ultah saat Lockdown Covid-19
AFP/HOLLIE ADAMS
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberi isyarat saat ia menghadiri briefing media tentang pembaruan Covid-19 terbaru di ruang pengarahan Downing Street, London pusat pada 27 November 2021. - Inggris akan mewajibkan semua penumpang yang tiba untuk mengisolasi sampai mereka dapat menunjukkan PCR negatif tes terhadap Covid-19, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan Sabtu setelah strain Omicron baru muncul. (Photo by Hollie Adams / POOL / AFP) 

Buntut dari skandal ini, PM Jonson diminta mengundurkan diri dari partai oleh sejumlah anggota parlemen Partai Konservatif.

Namun para menteri mendesak untuk menunggu hasil penyelidikan.

Banyak Tories (parpol Inggris) menunggu laporan investigasi soal pelanggaran yang dilakukan PM sebelum melayangkan surat tidak percaya.

PM Johnson telah berjanji untuk membuat pernyataan di Commons setelah laporan tersebut dipublikasikan.

Menurut laporan The Guardian pada Senin (24/1/2022), ada 15 dugaan pesta yang digelar di Downing Street.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kanan) menghadiri pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kanan) menghadiri pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (JOHN SIBLEY / POOL / AFP)

Baca juga: Inggris Akan Mulai Uji Pil Covid-19 Merck untuk Pasien yang Dirawat di Rumah Sakit

Baca juga: PM Inggris Boris Johnson Terancam Dilengserkan Partai Sendiri

Pemerintahan Perdana Meteri Boris Johnson telah dinodai serangkaian kontroversi.

Tidak hanya soal pesta, tapi juga renovasi mahal apartemennya di Downing Street, dan tuduhan korupsi kementerian di bawah pengawasannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Johnson juga menghadapi tuduhan baru tentang Islamofobia di dalam partainya.

Itu terjadi setelah Nusrat Ghani, menteri transportasi junior dipecat pada Februari 2020 karena memeluk agama Islam.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas