Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Kemenangan Rusia 9 Mei, Apa Arti Deklarasi Perang Ukraina dan Dampaknya pada Putin?

Hari ini, Senin (9/5/2022) merupakan hari penting bagi Rusia karena menandai kekalahan Nazi Jerman di Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Nuryanti
zoom-in Hari Kemenangan Rusia 9 Mei, Apa Arti Deklarasi Perang Ukraina dan Dampaknya pada Putin?
AFP
Prajurit Rusia berbaris di Lapangan Merah dalam latihan umum parade militer Hari Kemenangan di Moskow tengah pada 7 Mei 2022. Muncul berbagai spekulasi hal-hal yang mungkin dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin. 

TRIBUNNEWS.COM - Hari ini, Senin (9/5/2022) merupakan hari penting bagi Rusia karena menandai kekalahan Nazi Jerman di Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Muncul berbagai spekulasi hal-hal yang mungkin dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin bertepatan di hari bersejarah ini.

Salah satunya, para pejabat Barat percaya Putin akan mendeklarasikan perang kepada Ukraina secara resmi.

Lantas apa itu Hari Kemenangan pada 9 Mei?

Militer Rusia saat melakukan parade dalam 'Victory Day' di Moskow, pada Mei 2018
Militer Rusia saat melakukan parade dalam 'Victory Day' di Moskow, pada Mei 2018 (Sputnik)

Tanggal 9 Mei diperingati Rusia sebagai Victory Day atau Hari Kemenangan untuk mengingat kembali peran Uni Soviet dalam mengalahkan Nazi Jerman dalam PD II.

Hari Kemenangan ditandai dengan parade militer di Moskow.

Para pemimpin Rusia akan berkumpul di makam Vladimir Lenin, tokoh revolusioner komunis, di Lapangan Merah untuk merayakannya.

Rekomendasi Untuk Anda

"9 Mei dirancang untuk pamer ke penonton tuan rumah, untuk mengintimidasi oposisi dan untuk menyenangkan diktator saat itu," kata James Nixey, direktur Program Rusia-Eurasia di Chatham House.

Dilansir CNN, para pejabat Barat meyakini Putin akan memanfaatkan makna simbolis dan nilai propaganda di Hari Kemenangan untuk mengumumkan pencapaian militer di Ukraina, eskalasi konflik, atau bahkan keduanya. 

Presiden Rusia itu memiliki mata yang tajam untuk simbolisme, setelah meluncurkan invasi ke Ukraina sehari setelah Hari Pembela Tanah Air, hari militer penting lainnya di Rusia.

Mobilisasi militer skala penuh?

Analis senior untuk Rusia di Crisis Group, Oleg Ignatov, menilai Putin punya banyak pilihan di momen Hari Kemenangan.

"Menyatakan perang adalah skenario terberat," katanya.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang belum secara resmi menyatakan perang terhadap Rusia, sudah memberlakukan darurat militer sejak invasi dimulai pada Februari lalu.

Pilihan lain bagi Putin adalah memberlakukan undang-undang mobilisasi yang dapat digunakan untuk memulai mobilisasi militer umum.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas