Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia dan Jerman Perkuat Kolaborasi untuk Atasi Isu Iklim

Sekretaris Negara dan Utusan Khusus Jerman untuk Aksi Iklim Internasional Kementerian Luar Negeri Jerman, Jennifer Lee Morgan, melakukan kunjungan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Indonesia dan Jerman Perkuat Kolaborasi untuk Atasi Isu Iklim
Dokumentasi Kemenlu
Sekretaris Negara dan Utusan Khusus Jerman untuk Aksi Iklim Internasional Kementerian Luar Negeri Jerman, Jennifer Lee Morgan, melakukan kunjungan kerja ke Indonesia dan menemui Wamenlu RI Mahendra Siregar, Rabu (11/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Negara dan Utusan Khusus Jerman untuk Aksi Iklim Internasional Kementerian Luar Negeri Jerman, Jennifer Lee Morgan, melakukan kunjungan kerja ke Indonesia dan menemui Wamenlu RI Mahendra Siregar, Rabu (11/5/2022).

Kunjungannya guna mengeksplorasi penguatan kerja sama bilateral maupun multilateral di bidang perlindungan iklim, khususnya transisi energi, dan peluang investasi di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT). 

Morgan mengatakan Jerman dan Indonesia dapat mengirimkan pesan kepada dunia bahwa kita siap untuk memimpin dalam mengatasi krisis iklim dan mempercepat transformasi energi bersih.

“Penguatan kolaborasi Pemerintah Indonesia dan Jerman, sebagai ketua G7 dan G20 tahun ini, akan mendorong komitmen global untuk tercapainya ambisi transisi energi," ucap State Secretary Morgan.

Beberapa hal diantaranya terkait kerja sama Transisi Energi dalam kerangka Sinergi G7-G20.

Dalam kesempatan dimaksud, Wamenlu Mahendra sampaikan pentingnya untuk memastikan desain kerja sama yang baik dan terencana, sehingga dapat berkelanjutan dan menjawab dampak sosial yang ditimbulkan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah Jerman sedang menggiatkan upaya mengatasi isu perubahan iklim, termasuk melalui kerjasama dengan Indonesia.

Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 tahun ini memegang peran strategis untuk mempertahankan objektifitas G-20, walaupun dihadapkan pada ketidakpastian global.

Utamanya dalam mengusung hubungan yang baik antara Utara-Selatan dan Selatan-Selatan, untuk mendorong pemulihan perekonomian global.

Baca juga: Jerman Tak Siap Embargo Gas Rusia, Cina Ingatkan Ancaman Kelaparan Global

Saat ini isu krisis iklim merupakan prioritas utama bagi Pemerintah Jerman yang baru.

Jerman telah menetapkan tujuan untuk menjadi netral karbon pada tahun 2045, meningkatkan bauran EBT hingga 80 % pada tahun 2030, dan penghentian penggunaan batu bara pada 2030.

“Untuk mendorong transisi energi dari energi fosil ke energi bersih, Indonesia akan menerbitkan Perpres tentang Energi Bersih Terbarukan,"

Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jerman diresmikan pada 1952.

Sejak tahun 2012, Indonesia dan Jerman merupakan mitra strategis komprehensif.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas