Tribun

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak

Pemerintah Jepang Tolak Putin Hadiri Pemakaman Mantan PM Shinzo Abe 27 September 2022

Pemerintah Jepang menolak kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin yang ingin mengikuti upacara pemakaman mantan PM Jepang Shinzo Abe.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pemerintah Jepang Tolak Putin Hadiri Pemakaman Mantan PM Shinzo Abe 27 September 2022
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV
Pemerintah Jepang menolak kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin yang ingin mengikuti upacara pemakaman mantan PM Jepang Shinzo Abe. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang menolak kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin yang ingin mengikuti upacara pemakaman mantan PM Jepang Shinzo Abe.

"Pada pemakaman kenegaraan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe (27 September), pemerintah tidak akan menerima penerbitan visa yang diperlukan untuk masuk, bahkan jika Presiden Rusia Vladimir Putin ingin hadir sekali pun," papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (23/7/2022).

Seorang pejabat pemerintah mengungkapkan bahwa Jepang telah berhenti mengeluarkan visa kepada orang Rusia yang terlibat dalam invasi ke Ukraina, termasuk Putin.

Baca juga: Kelompok Masyarakat Jepang Menentang Pemakaman Kenegaraan Mantan PM Shinzo Abe

Putin belum menunjukkan niatnya untuk menghadiri pemakaman kenegaraan saat ini, tetapi seorang pejabat pemerintah Jepang mengatakan, "Saya tidak bisa mengatakan bahwa Putin tidak bertanggung jawab atas invasi. Yang pasti kita akan menunjukkan kebijakan untuk tidak menerima penerbitan visa."

Selama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri, Shinzo Abe membangun hubungan dekat dengan Putin dan mengadakan total 27 pertemuan puncak, termasuk pertemuan di kota kelahirannya di Kota Nagato, Prefektur Yamaguchi.

Setelah kematian Shinzo Abe, Putin mengirim telegram kepada istri Abe, Akie dan lainnya.

"Para penjahat telah mengambil nyawa politisi terkemuka yang telah berkontribusi pada pengembangan hubungan tetangga yang baik antara Jepang dan Rusia," demikian isi surat Putin tersebut.

Setelah dimulainya invasi ke Ukraina pada bulan Februari 2022, pemerintah Jepang telah membekukan aset individu dan kelompok yang terkait dengan Rusia dan menangguhkan penerbitan sertifikat kepada Rusia yang bertanggung jawab atas invasi tersebut.

Baca juga: Surat Pembunuh Mantan PM Jepang Ditemukan Polisi Berisi Kebenciannya Kepada Gereja dan Kematian Abe

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas