Tribun

Hujan Deras yang Melanda Seoul Mulai Berangsur Reda

Hujan deras yang melanda ibu kota Korea Selatan, Seoul, mulai berangsur reda pada hari Rabu (10/8/2022).

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Hujan Deras yang Melanda Seoul Mulai Berangsur Reda
AFP
Seorang pria mengarungi mobil yang terendam di jalan saat hujan deras di distrik Gangnam Seoul pada 8 Agustus 2022. YONHAP / AFP 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL – Hujan deras yang melanda ibu kota Korea Selatan, Seoul, mulai berangsur reda pada hari Rabu (10/8/2022).

Dikutip dari Reuters, Rabu (10/8/2022) hujan deres yang disusul bencana banjir itu menewaskan sedikitnya sembilan orang dan merusak sekitar 2.800 rumah serta bangunan lainnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Korea Selatan mengatakan bahwa setidaknya lima orang telah tewas di Seoul pada Rabu (10/8) pagi, kemudian tiga orang tewas di Provinsi Gyeonggi dan satu orang tewas di Provinsi Gangwon.

Baca juga: Seoul Dilanda Banjir Imbas Cuaca Terburuk Dalam 80 Tahun Terakhir, Delapan Orang Dilaporkan Tewas

“Terdapat 17 korban luka, dan tujuh orang hilang.” kata Badan Penanggulangan Bencana Korea Selatan.

Banjir yang menenggelamkan beberapa bangunan di sekitar distrik Gangnam, membuat stasiun kereta bawah tanah dan beberapa jalan ditutup untuk sementara.

Data terbaru menunjukkan setidaknya 2.800 fasilitas publik dan swasta telah rusak di seluruh Korea Selatan, dan lebih dari 1.100 rumah tangga telah mengungsi.

Pada hari Rabu (10/8/2022), sebagian besar jalan raya dan jalur kereta bawah tanah juga telah dibersihkan.

Badan Meteorologi Korea Selatan, memperkirakan bahwa curah hujan secara bertahap akan mereda di sebagian besar wilayah Seoul dan Provinsi Gangwon dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Banjir di Seoul, Maudy Ayunda Kabarkan Kondisinya dan Jesse Choi, Berharap Tak Turun Hujan Lagi

Di sisi lain, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol akan memimpin pertemuan pada hari ini untuk membahas kerusakan dan penanggulangan terhadap banjir.

Secara terpisah, pemerintah dan Partai Kekuatan Rakyat juga berencana mengadakan pertemuan darurat guna membahas dukungan fiskal untuk pemulihan kerusakan akibat bencana banjir tersebut.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas