Tribun

Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Orang Rohingya di PBB

Menlu Retno menekankan tiga hal utama yang perlu dilakukan masyarakat internasional dalam isu orang Rohingya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Orang Rohingya di PBB
AFP/MUNIR UZ ZAMAN
Pengungsi Rohingya mendengarkan pembicara selama rapat umum "Hari Peringatan Genosida" yang menandai peringatan 5 tahun sejak melarikan diri dari Myanmar dari serangan militer, di sebuah kamp pengungsi di Ukhia pada 25 Agustus 2022. - Ribuan pengungsi Rohingya mengadakan rapat umum "Hari Peringatan Genosida" pada 25 Agustus melintasi jaringan besar kamp-kamp kumuh di Bangladesh tempat mereka tinggal dalam kondisi yang mengerikan, menandai lima tahun sejak melarikan diri dari serangan militer brutal di Myanmar. (Photo by Munir uz Zaman / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Indonesia tegaskan dukungan untuk orang Rohingya, sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, pada High-Level Side Event on “Rohingya Crisis", di New York, Amerika Serikat, Kamis (22/09/2022).

“Tugas kita bersama adalah untuk memastikan bahwa dunia internasional tetap memberikan perhatian bagi Rohingya," kata Menlu Retno dalam keterangannya.

Menlu Retno menekankan tiga hal utama yang perlu dilakukan masyarakat internasional dalam isu orang Rohingya.

Retno mendorong terciptanya situasi yang kondusif bagi kepulangan masyarakat Rohingya.

Ia juga menyampaikan pentingnya memastikan perlindungan keamanan dan keselamatan masyarakat Rohingya di Cox's Bazaar, serta mendorong perdamaian dan rekonsiliasi nasional di Myanmar.

Baca juga: Menlu RI: Krisis di Myanmar Buat Penanganan Orang Rohingya Jadi Lebih Menantang

Retno menegaskan ASEAN tentunya dapat memainkan peran penting untuk mengembalikan perdamaian dan stabilitas di Myanmar.

"Indonesia, dalam hal ini, berkomitmen untuk bekerja sama dengan komunitas internasional dalam mencari solusi yang berkelanjutan untuk penanganan isu Rohingya," tegas Menlu Retno.

Pengedepanan kolaborasi dan tanggung jawab bersama untuk mengatasi krisis Rohingya juga merupakan hal utama yang diangkat oleh sejumlah pembicara pada pertemuan ini.

Kementerin Luar Negeri menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu co-host pertemuan High-Level Side Event on “Rohingya Crisis yang diselenggarakan bersama dengan Bangladesh, Kanada, Gambia, Arab Saudi, Turki, Inggris, AS, dan Uni Eropa.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas