Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putin Deklarasikan Mobilisasi Parsial, Rusia Mulai Kewalahan Hadapi Pasukan Ukraina?

Rusia memiliki cadangan militer lebih dari 2 juta orang, termasuk mereka yang telah melaksanakan dinas wajib militer di Rusia

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Putin Deklarasikan Mobilisasi Parsial, Rusia Mulai Kewalahan Hadapi Pasukan Ukraina?
OLGA MALTSEVA / AFP
Dalam file foto yang diambil pada tanggal 20 September 2022, sebuah papan iklan yang mempromosikan layanan kontrak tentara dengan gambar seorang prajurit dan slogan bertuliskan "Melayani Rusia adalah pekerjaan nyata" berada di Saint Petersburg. Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi militer parsial dan bersumpah pada 21 September untuk menggunakan "segala cara" untuk melindungi wilayah Rusia, setelah wilayah Ukraina yang dikuasai Moskow tiba-tiba mengumumkan referendum pencaplokan. Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sekitar 300.000 tentara cadangan akan dipanggil. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
 
TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan "mobilisasi parsial" pada Rabu (21/9/2022) pagi, menyusul banyaknya pasukan Moskow yang menjadi korban perang di Ukraina.

Dalam pidatonya, Putin mengatakan mobilisasi akan segera dimulai untuk membantu pasukan Rusia melawan "kolektif Barat" di Ukraina.

Ini akan menjadi pertama kalinya Rusia melakukan mobilisasi sejak invasi Nazi ke Uni Soviet pada tahun 1941.

Baca juga: Wilayah Donbas, Kherson, dan Zaporizhia di Ukraina Memulai Referendum untuk Gabung Rusia

Dikutip dari The Moscow Times, hukum di Rusia mengizinkan mobilisasi jika terjadi agresi asing atau serangan terhadap Rusia, guna mempersiapkan ekonomi Rusia dan Angkatan Bersenjata untuk berperang. Secara khusus, itu berarti memanggil "tentara cadangan" Rusia.

Namun tidak seperti mobilisasi umum yang memungkinkan Rusia memanggil 2 juta pasukan cadangannya, mobilisasi parsial menetapkan hanya kelompok cadangan tertentu atau mereka yang berasal dari wilayah tertentu yang akan dipanggil ke medan tempur.

Lantas siapa saja "tentara cadangan" yang akan dikerahkan Rusia untuk bertempur di Ukraina?

Menurut Putin, mobilisasi parsial yang diumumkan pada Rabu kemarin akan terbatas pada pasukan cadangan dengan pengalaman militer yang relevan.

“Kita berbicara tentang mobilisasi parsial. Artinya, hanya warga negara yang saat ini berada di cadangan dan, di atas segalanya, mereka yang pernah bertugas di Angkatan Bersenjata, memiliki keterampilan militer dan pengalaman yang relevan. Hanya mereka yang akan dikenakan wajib militer,” ungkap Pemimpin Rusia ini.

Baca juga: Bule Asal Rusia Ditemukan Tewas Posisi Duduk di Kursi, Rekan Ungkap Saat Terakhir Bertemu Korban

Rusia memiliki cadangan militer lebih dari 2 juta orang, termasuk mereka yang telah melaksanakan dinas wajib militer di Rusia, pensiunan perwira dan mereka yang telah meninggalkan tugas aktif.

Namun menurut pernyataan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu yang disiarkan di televisi setelah pidato Putin, melalui mobilisasi parsial ini Moskow akan memanggil sekitar 300.000 tentara cadangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas