Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dmitri Medvedev Ejek Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen

Mantan Presiden Rusia Dmitri Medvedev mengejek Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen yang menghapus video yang sebut jumlah korban di Ukraina.

Penulis: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Dmitri Medvedev Ejek Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen
Sekretariat Presiden
Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua Bali, Selasa (15/11/2022) kemarin. 

Story Highlights

  • Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut korban tewas tentara Ukraina mencapai 100 ribu orang
  • Potongan video pidato von der Leyen itu akhirnya dihapus dari Twitter, diposting ulang tanpa menyebut angka-angka 
  • Pejabat Ukraina keberatan dan menyebut informasi seperti itu sensitif dan hanya pemimpin Ukraina yang berhak mengumumkan

TRIBUNNEWS.COM, BRUSSEL – Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengejek Ursula von der Leyen yang menghapus pernyataan tentang angka korban perang di pihak Ukraina.

Medvedev menyebut Langkah itu memalukan. Dia menambahkan koreksi pernyataan itu menunjukkan blok Eropa tersebut hanyalah boneka AS.

"Jelas Bibi Ursula ditampar kepalanya oleh bosnya di Washington," kata Medvedev dalam sebuah posting di media sosial Rusia, VK, Kamis (1/12/2022).

“Sepertinya sakit juga. Itu terlihat sangat memalukan,” imbuh Medvedev yang kini menduduki jabatan Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia.

Konten itu selain di akun Twitter mantan Menteri Pertahanan Jerman, juga dihapus dari situs web Komisi Eropa, diganti konten baru tanpa angka-angka.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menghapus postingan video di akun Twitternya yang semula menyebut korban tewas tentara Ukraina mencapai lebih dari 100 ribu orang.

Penghapusan postingan Ursula von der Leyen itu diduga akibat protes Ukraina, yang keberatan angka-angka itu diungkapkan ke publik atas alasan sensitif.

“Lebih dari 100.000 perwira militer Ukraina telah tewas sejauh ini,” kata von der Leyen dalam rekaman pendek di akun Twitternya, Rabu (30/11/2022).

Ia menambahkan sekira 20.000 nyawa warga sipil juga telah hilang di tengah pertempuran, yang berlanjut sejak akhir Februari.

Von der Leyen tidak mengungkapkan sumber informasi yang dia publikasikan itu. Tak lama kemudian, postingan itu menghilang dari akun Twitter von der Leyen.

Baca juga: Uni Eropa telah Bekukan Aset Rusia Senilai 70 Miliar Dolar AS

Baca juga: Uni Eropa Usulkan Batas Harga Gas 275 Euro Per MWh

Ukraina telah bereaksi buruk terhadap klaim dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Namun, para pejabat Ukraina tidak menyangkal perkiraan Presiden Komisi Eropa tersebut.

Juru bicara Zelensky, Sergey Nikoforov, mengatakan informasi sensitif seperti itu hanya boleh dipublikasikan komandan militer tertinggi negara itu Jenderal Valery Zaluzhny, Menteri Pertahanan Aleksey Reznikov, atau Presiden Zelensky.

Pernyataan video tersebut telah ditarik dari akun Twitter-nya dan diganti dengan versi baru, yang menghilangkan angka-angka tersebut.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas