Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prancis Dukung Proposal Uni Eropa soal Pengadilan Perang atas Invasi Rusia ke Ukraina

Prancis mendukung proposal Uni Eropa soal pengadilan perang atas invasi Rusia ke Ukraina. Pengadilan ini ditujukan bagi pejabat Rusia, termasuk Putin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Prancis Dukung Proposal Uni Eropa soal Pengadilan Perang atas Invasi Rusia ke Ukraina
AFP/ANATOLII STEPANOV
Seorang wanita, penduduk setempat, duduk di samping barang-barangnya di luar sebuah bangunan yang sebagian hancur setelah penembakan di Chasiv Yar, Ukraina timur, pada 10 Juli 2022. - Bangunan empat lantai itu dihantam oleh rudal Badai Rusia, Pavlo Kyrylenko, Gubernur wilayah Donetsk yang ingin ditaklukkan oleh tentara Rusia, mengatakan pada 10 Juli 2022 di Telegram. (Photo by Anatolii Stepanov / AFP) 

Upaya Uni Eropa agar Rusia Bertanggungjawab

Rusia tidak menerima yurisdiksi ICC, sehingga Uni Eropa harus mengambil jalan lain.

Komisi Eropa mengatakan pihaknya memberikan dua opsi kepada 27 negara Uni Eropa untuk meminta pertanggungjawaban Rusia atas invasi di Ukraina.

Opsi pertama adalah pengadilan internasional independen khusus berdasarkan perjanjian multilateral.

Opsi kedua yaitu pengadilan khusus yang terintegrasi dalam sistem peradilan nasional dengan hakim internasional atau pengadilan campuran.

Baca juga: Tanggapan Amerika Serikat soal Pemimpin ISIS Tewas: Kami Menyambut Berita Baik Ini

“Rusia dan oligarkinya harus memberi kompensasi kepada Ukraina atas kerusakan dan menutupi biaya untuk membangun kembali negara itu,” kata Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, Rabu (30/11/2022), dikutip dari PBS.

“Kami memiliki sarana untuk membuat Rusia membayar.”

Rekomendasi Untuk Anda

Von der Leyen mengatakan 300 miliar euro ($308 miliar) cadangan bank sentral Rusia telah dilumpuhkan.

Termasuk, 19 miliar euro ($20 miliar) uang oligarki Rusia telah dibekukan.

Selain Prancis, Belanda juga akan memberikan dukungan mereka pada pembentukan pengadilan tersebut.

“Adalah tugas kami, sebagai komunitas internasional, untuk memastikan bahwa kami melakukan keadilan,” kata menteri luar negeri Belanda, Wopke Hoekstra, Kamis (1/12/2022).

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Konflik Rusia VS Ukraina

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas