Update Perang Israel-Hamas Hari ke-22: IDF Umumkan Peningkatan Operasi di Jalur Gaza
Dalam perkembangan terbaru, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengumumkan pasukan udara dan daratnya meningkatkan operasi mereka di Jalur Gaza.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini update perang Israel-Hamas hari ke-22, Sabtu (28/10/2023).
Dalam perkembangan terbaru, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengumumkan pasukan udara dan daratnya meningkatkan operasi mereka di Jalur Gaza.
Juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan serangan udara menargetkan terowongan Hamas dan sasaran lainnya.
Hagari memperingatkan penduduk Kota Gaza untuk pindah ke selatan.
Inilah update perang Israel-Hamas lainnya:
Baca juga: Update Perang Israel-Hamas Hari ke-21, Gaza Rilis Dokumen 212 Halaman Berisi Nama 7.028 Korban Tewas
- Hamas Hadapi Pasukan Israel di Beit Hanoun dan Burej
Sayap militer Hamas mengatakan pihaknya menghadapi pasukan Israel di wilayah Beit Hanoun di Gaza utara dan Burej.
- Majelis Umum PBB Serukan Gencatan Senjata
Majelis Umum PBB menyerukan "gencatan senjata kemanusiaan segera, tahan lama dan berkelanjutan" antara Israel dan Hamas".
Badan tersebut juga menuntut akses bantuan tanpa hambatan ke Jalur Gaza yang terkepung.
- Militer Israel Tuduh Hamas Gunakan Rumah Sakit untuk Tujuan Militer
Militer Israel menuduh Hamas menggunakan rumah sakit di Gaza untuk tujuan militer.
Tel Aviv menuduh Hamas mengubahnya menjadi "empat persembunyian teroris dan komandan Hamas".
Baca juga: Update Perang Israel-Hamas Hari ke-10, Bola Api Besar Muncul di Gaza

Meskipun tidak mungkin untuk memverifikasi rincian pasti dari klaim IDF, terdapat bukti bahwa Hamas di masa lalu telah memanfaatkan perlindungan yang diberikan oleh objek sipil, termasuk rumah sakit.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.