Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kelompok Yahudi di Inggris Malu atas Sikap Israel pada Gaza: Mereka Bukan Bagian Kami

Kelompok Yahudi di Inggris mengecam aksi Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza. Mereka akan terus mendesak Israel untuk menghentikan serangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kelompok Yahudi di Inggris Malu atas Sikap Israel pada Gaza: Mereka Bukan Bagian Kami
AFP/CHARLY TRIBALLEAU
(Foto hanya ilustrasi) Pro-Palestina dan Pro-Israel berhadapan di depan pintu masuk Universitas Columbia yang ditempati oleh pengunjuk rasa Pro-Palestina di New York pada 22 April 2024. (Photo by Charly TRIBALLEAU / AFP) - Kelompok Yahudi di Inggris mengecam aksi Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza. Mereka akan terus mendesak Israel untuk menghentikan serangan. 

TRIBUNNEWS.com - Seorang perwakilan kelompok Yahudi yang berbasis di Inggris, Glyn Secker, mengaku malu atas sikap Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

Ia mengatakan sudah saatnya bagi orang-orang Yahudi untuk berdiri dan mengatakan bahwa "(aksi) Israel tidak mewakili kami."

"Apa yang terjadi di Gaza sungguh tidak masuk akal, sebuah kengerian yang tidak bisa digambarkan."

Anggota Komite Eksekutif Yahudi untuk Keadilan bagi Palestina (JJP) yang berbasis di Inggris, Glyn Secker.
Anggota Komite Eksekutif Yahudi untuk Keadilan bagi Palestina (JJP) yang berbasis di Inggris, Glyn Secker. (Palestine Chronicle/Nurah Tape)

"Tidak pantas bagi orang Yahudi untuk dikaitkan dengan genosida di Gaza. Mereka (Israel) bukan bagian kami," kata Secker yang merupakan anggota Komite Eksekutif Yahudi untuk Keadilan bagi Palestina (JJP), kepada Palestine Chronicle, Senin (20/5/2024).

"Sangat penting bagi kami saat ini, lebih dari sebelumnya, untuk bersuara dan mengatakan bahwa Israel tidak berbicara atas nama kami," lanjut dia.

Secker kemudian menekankan serangan Israel tanpa henti di Gaza adalah pelanggaran total, bukan hanya terhadap prinisip-prinsip Yahudi.

"Ini (serangan Israel) merupakan pelanggaran total, tidak hanya terhadap prinsip-prinsip Yahudi, tetapi juga seluruh prinsip kemanusiaan," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan dirinya adalah kapten "satu-satunya 'kapal' Yahudi" yang berusaha menentang pengepungan Gaza pada 2010 silam, tak lama setelah kapal Mavi Marmara Turki diserang pasukan Israel di perairan internasional.

"Dulu dan sekarang, kami masih menjadi satu-satunya 'kapal' (kelompok) Yahudi yang telah melakukan upaya ini (bersuara untuk keadilan Palestina)."

"Saya sangat bangga akan hal itu," ujar Secker.

Lebih lanjut, Secker mengatakan serangan Israel terhadap Gaza adalah "kebiadaban total dan kita harus menjauhkan diri (tidak terlibat) dalam serangan itu."

Baca juga: Reaksi Dunia Tahu ICC Ajukan Surat Penangkapan untuk Netanyahu dan Hamas

Ia menekankan, "Kita harus memperjelas bahwa tidak ada pengecualian bagi Israel atas aksinya."

"Israel juga tidak berhak dikecualikan dari standar moral internasional dan hukum internasional."

"Atas dasar itu, kami akan mengkritik Israel dan para pelaku kejahatan ini dengan segenap kekuatan yang kami bisa kumpulkan," tegasnya.

Menurut situs webnya, JJP terdiri dari lebih dari 3.000 orang Yahudi di Inggris yang percaya bahwa "nilai-nilai kemanusiaan Yudaisme telah dirusak oleh pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh negara Israel."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas