Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Kecam Jerman yang Akan Menangkap dan Deportasi PM Israel Benjamin Netanyahu

Israel mengecam pernyataan dari kantor Kanselir Jerman Olaf Scholz yang akan menangkap dan mendeportasi Benjamin Netanyahu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Israel Kecam Jerman yang Akan Menangkap dan Deportasi PM Israel Benjamin Netanyahu
ABIR SULTAN / POOL / AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

Atau Netanyahu juga bisa diadili di Den Haag jika secara sukarela menyerahkan diri.

Selain itu, ICC perlu menunggu Netanyahu berkunjung ke salah satu dari 123 negara yang mengakui yurisdiksi ICC termasuk Jerman.

Lalu berharap negara tersebut seperti Jerman akan menangkapnya.

Meski demikian tidak semua negara Anggota ICC bisa menangkap tergantung keinginan negara itu.

Misalnya pada 2015 silam, Afrika Selatan sebagai salah satu negara anggota ICC, menolak untuk menangkap diktator Sudan waktu itu Omar Al-Bashir.

Afrika Selatan beralasan tidak merasa diwajibkan menangkap seorang kepala negara yang masih menjabat.

Bersiap Hentikan Perang

Mahkamah Internasional (ICJ) mengumumkan keputusan lembaga tersebut mengenai permintaan Afrika Selatan untuk mengambil tindakan sementara tambahan terhadap Israel akan dikeluarkan, Jumat (24/5/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Surat kabar Israel Hayom, mengutip sumber diplomatik senior yang mengatakan kalau Mahkamah Internasional sedang bersiap mengeluarkan perintah untuk menghentikan perang di Jalur Gaza.

Sebagai informasi, penghentian agresi apa pun bagi Israel sebelum mereka mencapai target perang mereka, memberangus Hamas dan mengembalikan semua tawanan di tangan Hamas, dinyatakan sebagai kekalahan perang.

Atas itu, Israel menyerbu Rafah, kota kecil di Selatan Gaza yang kini dihuni jutaan pengungsi warga Palestina dari seluruh wilayah di Jalur Gaza.

Israel menyatakan Rafah adalah benteng terakhir Hamas.

Benjamin Netanyahu menyatakan, jika Israel tidak menggempur Rafah, maka hal itu bisa dikatakan sebagai kekalahan dalam perang.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas