Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peneliti Temukan Hubungan COVID-19 dan Pengobatan Kanker

Peneliti di Amerika Serikat (AS) telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara infeksi COVID-19 dan regresi kanker.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Peneliti Temukan Hubungan COVID-19 dan Pengobatan Kanker
Freepik
Ilustrasi Covid-19. Peneliti di Amerika Serikat (AS) telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara infeksi COVID-19 dan regresi kanker. 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti di Amerika Serikat (AS) telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara infeksi COVID-19 dan regresi kanker.

Temuan ini diharapkan dapat membuka jalan baru dalam pengobatan kanker.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa molekul RNA dari virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19, dapat memicu perkembangan sel khusus dalam sistem kekebalan tubuh yang memiliki sifat antikanker.

Dikutip dari Yeni Safak dan NTV Haber, para ilmuwan mengamati bahwa sel-sel yang dikenal sebagai monosit nonklasik yang dapat diinduksi (INCMs) berperan aktif dalam menyerang sel kanker.

"Sel-sel ini dapat digunakan untuk mengobati kanker yang resisten terhadap pengobatan yang ada," papar peneliti.

Penemuan ini memberikan harapan baru bagi pasien kanker yang mengalami kesulitan dengan terapi yang tersedia.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan mencatat bahwa sel-sel yang diaktifkan oleh COVID-19 dapat distimulasi dengan obat untuk melawan kanker, terutama terhadap kanker melanoma, paru-paru, payudara, dan usus besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini menunjukkan potensi besar dari pendekatan ini dalam mengobati berbagai jenis kanker.

Baca juga: Dharma Pongrekun Prediksi Ada Ancaman Pandemi Setelah Covid-19, Begini Tanggapan Pakar

Harapan bagi Pasien Kanker Stadium Lanjut

Penelitian ini masih dalam tahap awal dan efektivitasnya baru diuji pada hewan.

Namun, penemuan ini memberikan harapan bagi pasien kanker stadium lanjut yang tidak merespons pengobatan lain.

"Dengan mengembangkan sel khusus ini, kami berpotensi menciptakan jalur baru bagi pasien kanker yang belum mendapatkan hasil dari metode pengobatan tradisional," ungkap salah satu peneliti.

Meskipun masih banyak yang perlu diteliti, penemuan ini menunjukkan bahwa virus COVID-19 mungkin dapat berfungsi sebagai alat baru dalam perang melawan kanker.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas